<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yaman Bergejolak, Kemlu Intensifkan Evakuasi WNI </title><description>Yaman bergejolak. Kementerian Luar Negeri RI pun fokus mengevakuasi WNI di sana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni"/><item><title>Yaman Bergejolak, Kemlu Intensifkan Evakuasi WNI </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2015 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni-ZmR23SUy2U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Retno Marsudi. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/03/30/18/1126606/yaman-bergejolak-kemlu-intensifkan-evakuasi-wni-ZmR23SUy2U.jpg</image><title>Menlu Retno Marsudi. (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Yaman bergejolak. Perebutan kekuasaan antara Kelompok Houthi yang beraliran Syiah dengan Pemerintah Yaman yang dipimpinan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi berlangsung sengit. Kondisi itu pun membuat kekhawatiran bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana.
Serangan udara gencar dilakukan Arab Saudi dan koalisinya untuk mengusir kelompok Houthi. Kondisi Yaman yang bergejolak membuat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI fokus dan mengintensifkan evakuasi WNI yang berada di Yaman.
&amp;ldquo;Kami akan fokus dan intensifkan rencana evakuasi WNI kita di Yaman. Karena sejak Februari 2015, kita sudah melakukan pendekatan dan pengumuman kepada WNI di Yaman perihal rencana evakuasi yang akan dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri,&amp;rdquo; ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat ditemui kalangan media, di Jakarta, Senin (30/3/2015).
Menlu Retno menambahkan pendaftaran untuk pemulangan WNI di Yaman sudah dilakukan sejak Februari, dan pemulangan pertama kali sudah terjadi pada 1 Maret 2015.
Hingga kini sudah 148 WNI di Yaman yang telah dipulangkan ke Indonesia. Dari data yang dimiliki Kemlu, total ada 4.159 WNI di Yaman, terdiri dari 2.626 mahasiswa, 1.488 pekerja professional, serta 45 staf dan keluarga KBRI Yaman. Sebagian besar pekerja profesional di sana bekerja di bidang minyak dan gas.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Yaman bergejolak. Perebutan kekuasaan antara Kelompok Houthi yang beraliran Syiah dengan Pemerintah Yaman yang dipimpinan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi berlangsung sengit. Kondisi itu pun membuat kekhawatiran bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana.
Serangan udara gencar dilakukan Arab Saudi dan koalisinya untuk mengusir kelompok Houthi. Kondisi Yaman yang bergejolak membuat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI fokus dan mengintensifkan evakuasi WNI yang berada di Yaman.
&amp;ldquo;Kami akan fokus dan intensifkan rencana evakuasi WNI kita di Yaman. Karena sejak Februari 2015, kita sudah melakukan pendekatan dan pengumuman kepada WNI di Yaman perihal rencana evakuasi yang akan dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri,&amp;rdquo; ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat ditemui kalangan media, di Jakarta, Senin (30/3/2015).
Menlu Retno menambahkan pendaftaran untuk pemulangan WNI di Yaman sudah dilakukan sejak Februari, dan pemulangan pertama kali sudah terjadi pada 1 Maret 2015.
Hingga kini sudah 148 WNI di Yaman yang telah dipulangkan ke Indonesia. Dari data yang dimiliki Kemlu, total ada 4.159 WNI di Yaman, terdiri dari 2.626 mahasiswa, 1.488 pekerja professional, serta 45 staf dan keluarga KBRI Yaman. Sebagian besar pekerja profesional di sana bekerja di bidang minyak dan gas.
</content:encoded></item></channel></rss>
