<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Terlibat Kasus UPS, Lulung Rela Asetnya Rp8 M Disita</title><description>Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung akan menyerahkan asetnya Rp8 miliar jika terbukti terlibat kasus UPS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita"/><item><title>Jika Terlibat Kasus UPS, Lulung Rela Asetnya Rp8 M Disita</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita</guid><pubDate>Rabu 01 April 2015 00:18 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita-ZP5K3YlnGt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">jika terlibat kasus UPS, Haji Lulung rela asetnya Rp8 miliar disita (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/01/338/1127367/jika-terlibat-kasus-ups-lulung-rela-asetnya-rp8-m-disita-ZP5K3YlnGt.jpg</image><title>jika terlibat kasus UPS, Haji Lulung rela asetnya Rp8 miliar disita (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengakui jika dirinya akan dipanggil Bareskrim Mabes Polri terkait kasus Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk tahun anggaran 2014.
&quot;Gue dikasih tahu sudah lama, Pak Haji akan kita panggil kan. Pokoknye gue dipanggil siap,&quot; kata Haji Lulung saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/3/2015).
Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti kapan dirinya akan dipanggil. &quot;Enggak tahu kapan, terserah dia (penyidik Bareskrim). Sudah tahu lama,&quot; ujarnya.
Politisi PPP itu pun meyakini bahwa pemanggilan tersebut hanyalah untuk dimintai keterangan. Dan dirinya pun yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek pengadaan UPS.
Bahkan, Lulung sempat meminta wartawan untuk menyumpahi dirinya. Dia juga menantang taruhan, jika ia bersalah maka dia merelakan asetnya senilai Rp8 miliar.
&quot;Gue jamin gue enggak salah. Lu sumpahin gue sekarang baca Al Fatihah. Kalau gue bersalah buru-buru gue ditahan. Kita fair saja. Rumah gue Rp2 miliar, ruko ada tiga, jadi Rp6 miliar. Lu (wartawan) Rp100 juta aja. Ayo tanda tangan. Kalau gue terlibat lu ambil dah. Makanya, enggak bisa omongan lu katanye-katanye saja. Gue berani jamin gue enggak salah,&quot; tegasnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/24/19015/118666_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Keyakinannya itu berlandaskan pada ketidakaktifannya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI periode 2009-2014.
&quot;Satu tahun Banggar 30 kali pertemuan. Dari pembahasan KUA-PPAS terus. Lima tahun paling banyak berapa kali, paling banyak tujuh kali,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengakui jika dirinya akan dipanggil Bareskrim Mabes Polri terkait kasus Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk tahun anggaran 2014.
&quot;Gue dikasih tahu sudah lama, Pak Haji akan kita panggil kan. Pokoknye gue dipanggil siap,&quot; kata Haji Lulung saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/3/2015).
Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti kapan dirinya akan dipanggil. &quot;Enggak tahu kapan, terserah dia (penyidik Bareskrim). Sudah tahu lama,&quot; ujarnya.
Politisi PPP itu pun meyakini bahwa pemanggilan tersebut hanyalah untuk dimintai keterangan. Dan dirinya pun yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek pengadaan UPS.
Bahkan, Lulung sempat meminta wartawan untuk menyumpahi dirinya. Dia juga menantang taruhan, jika ia bersalah maka dia merelakan asetnya senilai Rp8 miliar.
&quot;Gue jamin gue enggak salah. Lu sumpahin gue sekarang baca Al Fatihah. Kalau gue bersalah buru-buru gue ditahan. Kita fair saja. Rumah gue Rp2 miliar, ruko ada tiga, jadi Rp6 miliar. Lu (wartawan) Rp100 juta aja. Ayo tanda tangan. Kalau gue terlibat lu ambil dah. Makanya, enggak bisa omongan lu katanye-katanye saja. Gue berani jamin gue enggak salah,&quot; tegasnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/24/19015/118666_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Keyakinannya itu berlandaskan pada ketidakaktifannya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI periode 2009-2014.
&quot;Satu tahun Banggar 30 kali pertemuan. Dari pembahasan KUA-PPAS terus. Lima tahun paling banyak berapa kali, paling banyak tujuh kali,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
