<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Polri Disebar Buru 10 Tahanan BNN yang Kabur</title><description>Guna mencari keberadaan 10 tahanan yang kabur tersebut, Mabes Polri sudah meminta data pribadi para tahanan kabur dari BNN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur"/><item><title>Tim Polri Disebar Buru 10 Tahanan BNN yang Kabur</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur</guid><pubDate>Kamis 02 April 2015 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Zubaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur-yafB2R5xEw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Polri disebar buru tahanan BNN yang kabur </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/02/337/1128102/tim-polri-disebar-buru-10-tahanan-bnn-yang-kabur-yafB2R5xEw.jpg</image><title>Tim Polri disebar buru tahanan BNN yang kabur </title></images><description>
JAKARTA - Mabes Polri sudah membentuk tim untuk mengejar 10 tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang kabur dari tahanan. Tim Polri tersebut gabungan dari sejumlah instansi kepolisian untuk memburu tahanan BNN yang melarikan diri.
Kabid Penum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, kasus 10 tahanan yang berhasil kabur dari ruang tahanan BNN mendapat perhatian serius dari Kepolisian RI. Saat ini pihaknya sudah melakukan pengejaran bekerjasama dengan Polres Jakarta Timur, Polda Metro Jaya dan petugas BNN.
&quot;Masalah tahanan kabur di BNN, kita sudah membentuk tim dari Polres Jaktim dan Polda (Metro Jaya) dibantu Mabes Polri untuk mencari mereka yang melarikan diri,&quot; ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/4/2015).
Rikwanto menyampaikan, mekanisme pengejaran 10 tersangka yang kabur tersebut berbekal data dan informasi yang dimiliki oleh BNN.
&quot;Kita cari tahanan yang kabur berdasar dari data-data BNN, di mana ditangkap dan keluarganya siapa,&quot; ujarnya.
Rikwanto mengakui bahwa perlu ada pembenahan dan peninjauan kembali sistem pengamanan bagi tahanan di BNN yang mengakibatkan 10 tahanan kabur tersebut.
&quot;Tentunya perlu pembenahan sistem pengamanan tahanan di BNN, perlu di tinjau kembali, ada hal-hal yang seharusnya tidak boleh terjadi, baik itu sistem dan ruang tahanannya sendiri,&quot; tandasnya.
Seperti diberitakan, 10 tahanan yang kabur dari lapas BNN Jakarta Timur terdiri dari tahanan jaringan Aceh, dan jaringan yang pernah bertransaksi di pemakaman mewah San Diego Hills.
Mereka melarikan diri pada pukul 03.00 WIB Selasa (31/3/2015), dengan menjebol tembok yang terlapisi besi. Diduga ada faktor pendukung dari pihak lain yang memudahkan para tahanan kabur.
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, 10 tahanan melarikan diri melalui tembok yang telah terlapisi besi yang berukuran 16 milimeter, luas jebolan 30 sentimeter dengan lebar 40 sentimeter.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8zMS8yMi82MDQ3NS80MTQzODY4Nzg0MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>
JAKARTA - Mabes Polri sudah membentuk tim untuk mengejar 10 tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang kabur dari tahanan. Tim Polri tersebut gabungan dari sejumlah instansi kepolisian untuk memburu tahanan BNN yang melarikan diri.
Kabid Penum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, kasus 10 tahanan yang berhasil kabur dari ruang tahanan BNN mendapat perhatian serius dari Kepolisian RI. Saat ini pihaknya sudah melakukan pengejaran bekerjasama dengan Polres Jakarta Timur, Polda Metro Jaya dan petugas BNN.
&quot;Masalah tahanan kabur di BNN, kita sudah membentuk tim dari Polres Jaktim dan Polda (Metro Jaya) dibantu Mabes Polri untuk mencari mereka yang melarikan diri,&quot; ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/4/2015).
Rikwanto menyampaikan, mekanisme pengejaran 10 tersangka yang kabur tersebut berbekal data dan informasi yang dimiliki oleh BNN.
&quot;Kita cari tahanan yang kabur berdasar dari data-data BNN, di mana ditangkap dan keluarganya siapa,&quot; ujarnya.
Rikwanto mengakui bahwa perlu ada pembenahan dan peninjauan kembali sistem pengamanan bagi tahanan di BNN yang mengakibatkan 10 tahanan kabur tersebut.
&quot;Tentunya perlu pembenahan sistem pengamanan tahanan di BNN, perlu di tinjau kembali, ada hal-hal yang seharusnya tidak boleh terjadi, baik itu sistem dan ruang tahanannya sendiri,&quot; tandasnya.
Seperti diberitakan, 10 tahanan yang kabur dari lapas BNN Jakarta Timur terdiri dari tahanan jaringan Aceh, dan jaringan yang pernah bertransaksi di pemakaman mewah San Diego Hills.
Mereka melarikan diri pada pukul 03.00 WIB Selasa (31/3/2015), dengan menjebol tembok yang terlapisi besi. Diduga ada faktor pendukung dari pihak lain yang memudahkan para tahanan kabur.
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, 10 tahanan melarikan diri melalui tembok yang telah terlapisi besi yang berukuran 16 milimeter, luas jebolan 30 sentimeter dengan lebar 40 sentimeter.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8zMS8yMi82MDQ3NS80MTQzODY4Nzg0MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
