<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Banteng&quot; Tak Mampu Jalankan Revolusi Mental</title><description>PDIP tak akan mampu mengusung revolusi mental sebagaimana digaungkan Presiden Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental"/><item><title>&quot;Banteng&quot; Tak Mampu Jalankan Revolusi Mental</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2015 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental-nL7DF1PF3n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">&quot;Banteng&quot; Tak Mampu Jalankan Revolusi Mental (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/03/337/1128596/banteng-tak-mampu-jalankan-revolusi-mental-nL7DF1PF3n.jpg</image><title>&quot;Banteng&quot; Tak Mampu Jalankan Revolusi Mental (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Sebagai partai pendukung pemerintah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai tak akan mampu menggandeng cita-cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan revolusi mental.
Menurut pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhroh, karena partai belambang kepala banteng moncong putih ini belum selesai dengan dirinya sendiri.
&quot;Itu pertanyaan publik, bagaimana mau mengusung revolusi mental kalau mereka (PDIP) belum selesai dengan dirinya sendiri, padahal mereka partai pendukung,&quot; beber Zuhroh kepada Okezone, Jumat (3/4/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112275_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Zuhroh menambahkan, sebagai penganut gagasan domokrasi, sudah selayaknya PDIP bersikap demokratis. Cara sederhana yang dapat dilakukan ialah membuka peluang kader lain untuk bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan di PDIP.
&quot;Banyak kader yang kompeten, sesuai AD/ART, seperti Achmad Basarah, Pramono Anung, Hasto Kristiyanto, atau lainnya, itu kalau mau demokratis,&quot; imbuhnya.
Ke depan, Zuhroh meramalkan tidak akan ada perubahan berarti bentuk dukungan PDIP terhadap pemerintah. Terlebih adanya kesan kuat bahwa Jokowi tunduk terhadap Megawati.
&quot;Tidak akan berubah gaya dukungannya, jadi tetap begitu saja,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8xOS8yMi81ODQ2MS8zOTk2OTgyNzE5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebagai partai pendukung pemerintah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai tak akan mampu menggandeng cita-cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan revolusi mental.
Menurut pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhroh, karena partai belambang kepala banteng moncong putih ini belum selesai dengan dirinya sendiri.
&quot;Itu pertanyaan publik, bagaimana mau mengusung revolusi mental kalau mereka (PDIP) belum selesai dengan dirinya sendiri, padahal mereka partai pendukung,&quot; beber Zuhroh kepada Okezone, Jumat (3/4/2015).
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112275_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Zuhroh menambahkan, sebagai penganut gagasan domokrasi, sudah selayaknya PDIP bersikap demokratis. Cara sederhana yang dapat dilakukan ialah membuka peluang kader lain untuk bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan di PDIP.
&quot;Banyak kader yang kompeten, sesuai AD/ART, seperti Achmad Basarah, Pramono Anung, Hasto Kristiyanto, atau lainnya, itu kalau mau demokratis,&quot; imbuhnya.
Ke depan, Zuhroh meramalkan tidak akan ada perubahan berarti bentuk dukungan PDIP terhadap pemerintah. Terlebih adanya kesan kuat bahwa Jokowi tunduk terhadap Megawati.
&quot;Tidak akan berubah gaya dukungannya, jadi tetap begitu saja,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMS8xOS8yMi81ODQ2MS8zOTk2OTgyNzE5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
