<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK: Agung Laksono Tetap Sah Pimpin Golkar</title><description>JK mengatakan Agung Laksono tetap sah pimpin Golkar dan SK Menkumham tidak berubah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar"/><item><title>JK: Agung Laksono Tetap Sah Pimpin Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar</guid><pubDate>Senin 06 April 2015 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar-pqsbiGJQT4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/06/337/1129817/jk-agung-laksono-tetap-sah-pimpin-golkar-pqsbiGJQT4.jpg</image><title>Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)</title></images><description>
MAKASSAR - Wakil Presiden yang juga politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Jusuf Kalla mengatakan, Agung Laksono tetap sah sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dan memimpin partai berlambang beringin tersebut.
&quot;Ya kan menunda, berarti tetap sah tapi pelaksanaannya ditunda,&quot; kata Jusuf Kalla dalam kunjungan kerjanya di Makassar, Senin (6/4/2015).
Lahirnya putusan tersebut, menurut JK, tidak membatalkan Surat Keputusan (SK) Menkum HAM, tapi hanya bersifat menunda terkait dengan langkah-langkah yang diambil seperti penggantian pengurus.
&quot;Tidak dibatalkan jadi tetap Agung Laksono. Tapi langkahnya ditunda dulu, tidak dikatakan tidak sah,&quot; katanya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/03/18740/117000_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
PTUN mengeluarkan putusan sela yang mengabulkan permohonan Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie untuk menunda pelaksanaan SK Menkum HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8wMi8yMi82MDU0Mi80MTQ4MTk1NzQxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>
MAKASSAR - Wakil Presiden yang juga politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Jusuf Kalla mengatakan, Agung Laksono tetap sah sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dan memimpin partai berlambang beringin tersebut.
&quot;Ya kan menunda, berarti tetap sah tapi pelaksanaannya ditunda,&quot; kata Jusuf Kalla dalam kunjungan kerjanya di Makassar, Senin (6/4/2015).
Lahirnya putusan tersebut, menurut JK, tidak membatalkan Surat Keputusan (SK) Menkum HAM, tapi hanya bersifat menunda terkait dengan langkah-langkah yang diambil seperti penggantian pengurus.
&quot;Tidak dibatalkan jadi tetap Agung Laksono. Tapi langkahnya ditunda dulu, tidak dikatakan tidak sah,&quot; katanya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/03/03/18740/117000_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
PTUN mengeluarkan putusan sela yang mengabulkan permohonan Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie untuk menunda pelaksanaan SK Menkum HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8wMi8yMi82MDU0Mi80MTQ4MTk1NzQxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
