<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kongres Bali Akan Jadi Periode Terakhir Megawati Soekarnoputri</title><description>PDIP telah menyiapkan kader untuk menggantikan posisi Megawati Soekarnoputri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/10/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/10/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri"/><item><title>Kongres Bali Akan Jadi Periode Terakhir Megawati Soekarnoputri</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/10/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/10/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2015 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/09/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri-SyaKDvVNIE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kongres Bali Akan Jadi Periode Terakhir Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/09/337/1131835/kongres-bali-akan-jadi-periode-terakhir-megawati-soekarnoputri-SyaKDvVNIE.jpg</image><title>Kongres Bali Akan Jadi Periode Terakhir Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menyiapkan sosok pengganti Megawati Soekarnoputri untuk menjadi ketua umum partai berlambang kepala banteng bermoncong putih ini. Hal itu diutarakan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto di sela Kongres PDIP di Bali.
&amp;nbsp;

Hal tersebut mengisyaratkan kalau periode 2015-2020 merupakan jabatan terakhir Megawati untuk menjadi orang nomor satu di partai pemenang pemilu 2014 ini, sebagaimana diutarakan pengamat politik dari CSIS, Arya Fernandes saat berbincang dengan Okezone, Kamis (9/4/2015).
&amp;ldquo;Saya kira memang ini lebih baik bagi Megawati, kalau periode ini menjadi periode terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112275_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Arya mengatakan, jika merujuk dari hasil penelitian yang di lakukan CSIS telah menunjukkan kalau sejumlah elite PDIP menginginkan sosok selain Megawati untuk memimpin PDIP. Namun, memang kenyataannya untuk saat ini pamor anak Presiden RI pertama, Soekarno itu masih sangat tinggi, sehingga kembali didapuk menjadi ketua umum untuk lima tahun mendatang.
&amp;ldquo;Mungkin untuk periode berikutnya, saya kira ada beberapa nama yang harus dipantau yang akan jadi orang penting di PDIP yang mungkin jadi ketum. Pak Jokowi, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto, Pramono Anung. Ini nama-nama orang penting yang mungkin akan berebut bangku kepemimpinan pasca-Megawati,&amp;rdquo; terangnya.
Sebelumnya, Hasto menyatakan kalau pengganti Megawati sudah dipersiapkan karena tidak mungkin Presiden RI ke-V itu menjadi ketua umum secara terus menerus. Kendati dalam Kongres IV PDIP di Bali, Megawati kembali didapuk sebagai ketua umum PDIP.
&quot;Oh pasti (ada pergantian Megawati), karena itu sebagai sebuah proses regenerasi sebagai fungsi parpol,&quot; ujar Hasto di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8wOS8yMi82MDc2MC80MTYyMjU0MTAxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menyiapkan sosok pengganti Megawati Soekarnoputri untuk menjadi ketua umum partai berlambang kepala banteng bermoncong putih ini. Hal itu diutarakan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto di sela Kongres PDIP di Bali.
&amp;nbsp;

Hal tersebut mengisyaratkan kalau periode 2015-2020 merupakan jabatan terakhir Megawati untuk menjadi orang nomor satu di partai pemenang pemilu 2014 ini, sebagaimana diutarakan pengamat politik dari CSIS, Arya Fernandes saat berbincang dengan Okezone, Kamis (9/4/2015).
&amp;ldquo;Saya kira memang ini lebih baik bagi Megawati, kalau periode ini menjadi periode terakhir,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/10/18009/112275_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Arya mengatakan, jika merujuk dari hasil penelitian yang di lakukan CSIS telah menunjukkan kalau sejumlah elite PDIP menginginkan sosok selain Megawati untuk memimpin PDIP. Namun, memang kenyataannya untuk saat ini pamor anak Presiden RI pertama, Soekarno itu masih sangat tinggi, sehingga kembali didapuk menjadi ketua umum untuk lima tahun mendatang.
&amp;ldquo;Mungkin untuk periode berikutnya, saya kira ada beberapa nama yang harus dipantau yang akan jadi orang penting di PDIP yang mungkin jadi ketum. Pak Jokowi, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto, Pramono Anung. Ini nama-nama orang penting yang mungkin akan berebut bangku kepemimpinan pasca-Megawati,&amp;rdquo; terangnya.
Sebelumnya, Hasto menyatakan kalau pengganti Megawati sudah dipersiapkan karena tidak mungkin Presiden RI ke-V itu menjadi ketua umum secara terus menerus. Kendati dalam Kongres IV PDIP di Bali, Megawati kembali didapuk sebagai ketua umum PDIP.
&quot;Oh pasti (ada pergantian Megawati), karena itu sebagai sebuah proses regenerasi sebagai fungsi parpol,&quot; ujar Hasto di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8wOS8yMi82MDc2MC80MTYyMjU0MTAxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
