<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arab Saudi Kirim Tank ke Perbatasan Yaman </title><description>Pemerintah Arab Saudi mengirim tank dan personel tambahan untuk memperketat wilayah perbatasan dengan Yaman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman"/><item><title>Arab Saudi Kirim Tank ke Perbatasan Yaman </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman</guid><pubDate>Selasa 14 April 2015 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman-bFd0C9SEXc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah Seorang Tentara Arab Saudi Berjaga di Perbatasan (Foto:Al Jazeera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/14/18/1134176/arab-saudi-kirim-tank-ke-perbatasan-yaman-bFd0C9SEXc.jpg</image><title>Salah Seorang Tentara Arab Saudi Berjaga di Perbatasan (Foto:Al Jazeera)</title></images><description>
RIYADH &amp;ndash; Pemerintah Arab Saudi mengirim tank dan personel tambahan untuk memperketat wilayah perbatasan dengan Yaman.
Seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (14/4/2015), Pemerintah Arab Saudi terpaksa memperketat perbatasan Yaman karena ketegangan di wilayah tersebut meningkat akibat ancaman dari Kelompok Houthi.
&amp;nbsp;
Media lokal melaporkan, iring-iringan konvoi peralatan berat seperti tank dan personel tambahan telah tiba di Provinsi  Saada, Arab Saudi, yang berbatasan dengan Yaman. Wilayah ini merupakan basis Kelompok Houthi yang mungkin saja bisa mengancam kedaulatan Arab Saudi.
Militer Arab Saudi menyatakan tidak akan mengambil risiko jika Kelompok Houthi akan memasuki negaranya dan akan mengacaukan keamanan.
Hingga kini Arab Saudi terus melakukan serangan udara kepada Kelompok Houthi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Banyak pihak mengatakan jika Arab Saudi ingin mengalahkan Kelompok Houthi, maka harus dilaksanakan serangan darat.
PBB sendiri memperkirakan lebih dari 600 orang tewas sejak Arab Saudi melancarkan serangan. PBB juga memperingatkan jika Yaman kini menghadapai krisis kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah negaranya.
Sementara itu, Dewan Keamanan (DK) PBB akan melakukan pemungutan suara terkait Krisis di Yaman pada Selasa 14 Maret di New York, Amerika Serikat.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>
RIYADH &amp;ndash; Pemerintah Arab Saudi mengirim tank dan personel tambahan untuk memperketat wilayah perbatasan dengan Yaman.
Seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (14/4/2015), Pemerintah Arab Saudi terpaksa memperketat perbatasan Yaman karena ketegangan di wilayah tersebut meningkat akibat ancaman dari Kelompok Houthi.
&amp;nbsp;
Media lokal melaporkan, iring-iringan konvoi peralatan berat seperti tank dan personel tambahan telah tiba di Provinsi  Saada, Arab Saudi, yang berbatasan dengan Yaman. Wilayah ini merupakan basis Kelompok Houthi yang mungkin saja bisa mengancam kedaulatan Arab Saudi.
Militer Arab Saudi menyatakan tidak akan mengambil risiko jika Kelompok Houthi akan memasuki negaranya dan akan mengacaukan keamanan.
Hingga kini Arab Saudi terus melakukan serangan udara kepada Kelompok Houthi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Banyak pihak mengatakan jika Arab Saudi ingin mengalahkan Kelompok Houthi, maka harus dilaksanakan serangan darat.
PBB sendiri memperkirakan lebih dari 600 orang tewas sejak Arab Saudi melancarkan serangan. PBB juga memperingatkan jika Yaman kini menghadapai krisis kemanusiaan terbesar sepanjang sejarah negaranya.
Sementara itu, Dewan Keamanan (DK) PBB akan melakukan pemungutan suara terkait Krisis di Yaman pada Selasa 14 Maret di New York, Amerika Serikat.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
