<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Lacak Jalur Komunikasi Deudeuh sebelum Tewas</title><description>Polisi kini akan melacak jalur komunikasi Deudeuh sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas"/><item><title>Polisi Lacak Jalur Komunikasi Deudeuh sebelum Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas</guid><pubDate>Selasa 14 April 2015 16:51 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas-Rax7H5uyTp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/14/338/1134003/polisi-lacak-jalur-komunikasi-deudeuh-sebelum-tewas-Rax7H5uyTp.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Twitter)</title></images><description>
JAKARTA - Pihak kepolisian terus mengembangkan kasus dugaan pembunuhan terhadap Deudeuh Alfi Sahrin (26). Polisi kini akan melacak jalur komunikasi Deudeuh guna menemukan orang terakhir yang bersamanya sebelum terbunuh. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk menemukan pelaku pembunuhan itu.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Audue Latuheru menjelaskan, saat ini, pihaknya akan melacak jalur komunikasi Deudeuh. Pelacakan dilakukan untuk menemukan orang terakhir yang berkomunikasi dengan korban.
Bahkan, terangnya, pelacakan tidak menutup kemungkinan untuk menemukan pelaku pembunuhan Deudeuh tersebut.
&quot;Kami akan baca juga jalur komunikasinya (Deudeuh),&quot; ujarnya pada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2015).
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xMy8yMi82MDgzNy80MTY5OTA5NjgwMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Pelacakan sendiri dilakukan melalui media sosial dan juga melalui jalur komunikasi pada handphone milik korban. Sebab, dua handphone milik korban diketahui hilang seusai korban tewas.
&quot;Di situ memang terdapat barang yang hilang, yakni dua handphone milik korban. Saat ini, barang bukti kami kumpulkan untuk di selidiki,&quot; tutupnya. (Sindonews)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pihak kepolisian terus mengembangkan kasus dugaan pembunuhan terhadap Deudeuh Alfi Sahrin (26). Polisi kini akan melacak jalur komunikasi Deudeuh guna menemukan orang terakhir yang bersamanya sebelum terbunuh. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk menemukan pelaku pembunuhan itu.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Audue Latuheru menjelaskan, saat ini, pihaknya akan melacak jalur komunikasi Deudeuh. Pelacakan dilakukan untuk menemukan orang terakhir yang berkomunikasi dengan korban.
Bahkan, terangnya, pelacakan tidak menutup kemungkinan untuk menemukan pelaku pembunuhan Deudeuh tersebut.
&quot;Kami akan baca juga jalur komunikasinya (Deudeuh),&quot; ujarnya pada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2015).
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xMy8yMi82MDgzNy80MTY5OTA5NjgwMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Pelacakan sendiri dilakukan melalui media sosial dan juga melalui jalur komunikasi pada handphone milik korban. Sebab, dua handphone milik korban diketahui hilang seusai korban tewas.
&quot;Di situ memang terdapat barang yang hilang, yakni dua handphone milik korban. Saat ini, barang bukti kami kumpulkan untuk di selidiki,&quot; tutupnya. (Sindonews)
</content:encoded></item></channel></rss>
