<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibakar Api Cemburu, Safik Bunuh Suami Mantan Istri</title><description>Safik membunuh suami mantan istrinya karena dibakar api cemburu. Pembunuhan berlangsung sadis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri"/><item><title>Dibakar Api Cemburu, Safik Bunuh Suami Mantan Istri</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri</guid><pubDate>Selasa 14 April 2015 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri-CRKGvwAVU6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/14/340/1133681/dibakar-api-cemburu-safik-bunuh-suami-mantan-istri-CRKGvwAVU6.jpg</image><title>Ilustrasi (foto: Shutterstock)</title></images><description>
SAMPANG - Diduga dibakar api cemburu, Safik (40) warga Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daja, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, nekat membunuh Asari (58), suami dari mantan istrinya.

Korban dihabisi ketika tengah asyik menonton televisi di rumah istrinya, Mistiah (38) yang juga berada di Desa Sokobanah Daja. Korban mengalami luka parah di tubuhnya usai dibacok pelaku dengan celurit.

&quot;Kami masih memburu pelaku karena setelah mengalahkan korban dia kabur. Peristiwanya sendiri terjadi tadi malam,&quot; terang Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hari Siswo, pada wartawan ketika dikonfirmasi, Selasa (14/4/2015) pagi.

Hari Siswo menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut berawal ketika pelaku  mendatangi rumah mantan istrinya. Setelah mengetahui korban sedang berada di rumah, pelaku langsung menyerang korban yang tengah nonton televisi.

&quot;Pelaku membacok korban dengan celurit. Korban berusaha melawan dengan mengambil senjatanya, tetapi tidak mampu menghindari serangan pelaku. Korban akhirnya tersungkur bersimbah darah sebelum akhirnya meninggal,&quot; paparnya.

Disinggung apa motif dari kasus pembunuhan tersebut, ia mengaku belum tahu secara pasti. Namun, informasi yang berkembang di masyarakat lantaran persoalan asmara. Tetapi, pihaknya masih menyelidiki motif yang sebenarnya terjadi.

&quot;Kami masih lakukan lidik untuk mengetahui latar belakang yang sesungguhnya dari kasus ini,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
SAMPANG - Diduga dibakar api cemburu, Safik (40) warga Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daja, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, nekat membunuh Asari (58), suami dari mantan istrinya.

Korban dihabisi ketika tengah asyik menonton televisi di rumah istrinya, Mistiah (38) yang juga berada di Desa Sokobanah Daja. Korban mengalami luka parah di tubuhnya usai dibacok pelaku dengan celurit.

&quot;Kami masih memburu pelaku karena setelah mengalahkan korban dia kabur. Peristiwanya sendiri terjadi tadi malam,&quot; terang Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hari Siswo, pada wartawan ketika dikonfirmasi, Selasa (14/4/2015) pagi.

Hari Siswo menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut berawal ketika pelaku  mendatangi rumah mantan istrinya. Setelah mengetahui korban sedang berada di rumah, pelaku langsung menyerang korban yang tengah nonton televisi.

&quot;Pelaku membacok korban dengan celurit. Korban berusaha melawan dengan mengambil senjatanya, tetapi tidak mampu menghindari serangan pelaku. Korban akhirnya tersungkur bersimbah darah sebelum akhirnya meninggal,&quot; paparnya.

Disinggung apa motif dari kasus pembunuhan tersebut, ia mengaku belum tahu secara pasti. Namun, informasi yang berkembang di masyarakat lantaran persoalan asmara. Tetapi, pihaknya masih menyelidiki motif yang sebenarnya terjadi.

&quot;Kami masih lakukan lidik untuk mengetahui latar belakang yang sesungguhnya dari kasus ini,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
