<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deudeuh Sindir Bau Badan Rio saat Hubungan Intim</title><description>Saat melakukan hubungan intim, Rio disebut bau badan, pelaku kemudian naik pitam dan akhirnya membunuh Deudeuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134546/deudeuh-sindir-bau-badan-rio-saat-hubungan-intim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134546/deudeuh-sindir-bau-badan-rio-saat-hubungan-intim"/><item><title>Deudeuh Sindir Bau Badan Rio saat Hubungan Intim</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134546/deudeuh-sindir-bau-badan-rio-saat-hubungan-intim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134546/deudeuh-sindir-bau-badan-rio-saat-hubungan-intim</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ahlan Farki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134546/bau-badan-penyebab-rio-bunuh-deudeuh-qoED95YnW9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bau Badan Penyebab Rio Bunuh Deudeuh</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134546/bau-badan-penyebab-rio-bunuh-deudeuh-qoED95YnW9.JPG</image><title>Bau Badan Penyebab Rio Bunuh Deudeuh</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Rio Santoso (24) nekat membunuh Deudeuh Alfi Syahrin (26) karena tidak terima disebut memiliki badan yang bau. Pernyataan itu terlontar ketika Rio dan Deudeh melakukan hubungan intim di kamar kos.
Kepala Subdirektorat Rekrimum Jatanras Herry Heryawan, di Jakarta, Rabu (15/4/2015), menjelaskan,  jenazah Deudeuh ditemukan di kamar kosnya di Jalan Tebet Utara 15-C Nomor 28 RT 07 RW 10, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Sabtu 11 April 2015.
Namun pada Jumat 10 April 2015, Rio sempat datang ke kos Deudeuh usai mengajar di tempat Bimbingan Belajar Matematika Clavius yang terletak di Jalan Sunrice Garden, Kedoya, Jakarta Barat.
&quot;Setelah mengajar di wilayah Kedoya, pelaku naik kereta di Pesing tujuan Tebet untuk menemui korban di kosnya. Di kamar itu keduanya melakukan hal yang privat,&quot; kata Herry saat menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Berduaan di dalam kamar, janda dan pria beranak satu tersebut melakukan hubungan layaknya suami-istri. Saat sedang asyik memadu cinta di atas ranjang, terlontar ucapan dari Deudeuh yang membuat Rio tersinggung.
&amp;ldquo;Saat berlangsungnya hubungan badan itu, pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang tiba-tiba mengatakan &amp;lsquo;badan kamu (Rio) bau&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata  Herry.
Ia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku kepada penyidik, Rio tidak terima disebut oleh Deudeuh memiliki badan yang bau. Pelaku akhirnya gelap mata hingga kemudian membunuh warga Depok tersebut di dalam kamar kos.
Rio dengan spontan mencekik leher korban menggunakan kabel rol dan menyumbat mulutnya dengan kaus kaki milik pelaku sampai meninggal. Usai korban tewas, Rio melarikan diri dari tempat kos tersebut.
&amp;ldquo;Pelaku mengaku melakukan tindakan pembunuhan secara spontan,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Rio Santoso (24) nekat membunuh Deudeuh Alfi Syahrin (26) karena tidak terima disebut memiliki badan yang bau. Pernyataan itu terlontar ketika Rio dan Deudeh melakukan hubungan intim di kamar kos.
Kepala Subdirektorat Rekrimum Jatanras Herry Heryawan, di Jakarta, Rabu (15/4/2015), menjelaskan,  jenazah Deudeuh ditemukan di kamar kosnya di Jalan Tebet Utara 15-C Nomor 28 RT 07 RW 10, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Sabtu 11 April 2015.
Namun pada Jumat 10 April 2015, Rio sempat datang ke kos Deudeuh usai mengajar di tempat Bimbingan Belajar Matematika Clavius yang terletak di Jalan Sunrice Garden, Kedoya, Jakarta Barat.
&quot;Setelah mengajar di wilayah Kedoya, pelaku naik kereta di Pesing tujuan Tebet untuk menemui korban di kosnya. Di kamar itu keduanya melakukan hal yang privat,&quot; kata Herry saat menggelar konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Berduaan di dalam kamar, janda dan pria beranak satu tersebut melakukan hubungan layaknya suami-istri. Saat sedang asyik memadu cinta di atas ranjang, terlontar ucapan dari Deudeuh yang membuat Rio tersinggung.
&amp;ldquo;Saat berlangsungnya hubungan badan itu, pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang tiba-tiba mengatakan &amp;lsquo;badan kamu (Rio) bau&amp;rsquo;,&amp;rdquo; kata  Herry.
Ia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku kepada penyidik, Rio tidak terima disebut oleh Deudeuh memiliki badan yang bau. Pelaku akhirnya gelap mata hingga kemudian membunuh warga Depok tersebut di dalam kamar kos.
Rio dengan spontan mencekik leher korban menggunakan kabel rol dan menyumbat mulutnya dengan kaus kaki milik pelaku sampai meninggal. Usai korban tewas, Rio melarikan diri dari tempat kos tersebut.
&amp;ldquo;Pelaku mengaku melakukan tindakan pembunuhan secara spontan,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
