<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Melawan, Deudeuh Gigit Tangan Pelaku</title><description>Sebelum tewas dibunuh Rio Santoso, Deudeuh disebutkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Uumum, sempat menggigit tangan pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku"/><item><title>Sempat Melawan, Deudeuh Gigit Tangan Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ahlan Farki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku-pfVO6msMcR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dok. Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134620/sempat-melawan-deudeuh-gigit-tangan-pelaku-pfVO6msMcR.jpg</image><title>Dok. Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Sub Direktorat Reserse Kriminal Umum, Herry Heryawan, berdasarkan pemeriksaan sementara, Alfi Sahrin alias Deudeuh, sempat melawan saat akan dibunuh M. Prio (Rio) Santoso.
Pelaku membunuh Deudeuh dengan menjerat lehernya  menggunakan kabel rol, setelah sebelumnya korban sempat melawan dengan  menggigit tangan pelaku dengan mulutnya.
Namun pelaku kemudian meyumbat  mulutnya itu dengan kaos kaki warna hitam milik pelaku sendiri. &quot;Korban  dicekik dengan menggunakan rol kabel dan mulutnya disumbat dengan kaus  kaki,&quot; papar Herry di depan pelataran Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Jakarta, Rabu (15/4/2015)
Dari keterangan pemeriksaan, Rio berprofesi sebagai guru bimbingan belajar mata pelajaran Matematika di Clavius, Jalan Sunrise Garden, Kedoya, Jakarta Barat
&quot;Pelaku berprofesi sebagai guru bimbel matematika di Clavius yang terletak di wilayah kedoya, Jakarta Barat,&quot; tambahnya.
Sebagai tambahan keterangan, Herry memaparkan bahwa Rio (24) juga mengaku sudah berkeluarga dengan mempunyai dua anak.
Anak sulung pelaku berusia sekira delapan tahun, sedangkan anak yang kedua masih dalam kandungan istrinya, &quot;Pelaku saat ini memiliki istri yang sedang hamil,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Sub Direktorat Reserse Kriminal Umum, Herry Heryawan, berdasarkan pemeriksaan sementara, Alfi Sahrin alias Deudeuh, sempat melawan saat akan dibunuh M. Prio (Rio) Santoso.
Pelaku membunuh Deudeuh dengan menjerat lehernya  menggunakan kabel rol, setelah sebelumnya korban sempat melawan dengan  menggigit tangan pelaku dengan mulutnya.
Namun pelaku kemudian meyumbat  mulutnya itu dengan kaos kaki warna hitam milik pelaku sendiri. &quot;Korban  dicekik dengan menggunakan rol kabel dan mulutnya disumbat dengan kaus  kaki,&quot; papar Herry di depan pelataran Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Jakarta, Rabu (15/4/2015)
Dari keterangan pemeriksaan, Rio berprofesi sebagai guru bimbingan belajar mata pelajaran Matematika di Clavius, Jalan Sunrise Garden, Kedoya, Jakarta Barat
&quot;Pelaku berprofesi sebagai guru bimbel matematika di Clavius yang terletak di wilayah kedoya, Jakarta Barat,&quot; tambahnya.
Sebagai tambahan keterangan, Herry memaparkan bahwa Rio (24) juga mengaku sudah berkeluarga dengan mempunyai dua anak.
Anak sulung pelaku berusia sekira delapan tahun, sedangkan anak yang kedua masih dalam kandungan istrinya, &quot;Pelaku saat ini memiliki istri yang sedang hamil,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
