<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sahabat Ingin Pembunuh Deudeuh Dihukum Mati</title><description>Sahabat karib janda molek Deudeuh Alfi Sahrin alias Empi berinisial ED ingin pembunuh temannya dihukum mati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati"/><item><title>Sahabat Ingin Pembunuh Deudeuh Dihukum Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati</guid><pubDate>Rabu 15 April 2015 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati-511VgGsae4.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/15/338/1134869/sahabat-ingin-pembunuh-deudeuh-dihukum-mati-511VgGsae4.jpg</image><title></title></images><description>
JAKARTA - Sahabat karib janda molek Deudeuh Alfi Sahrin alias Empi berinisial ED ingin pembunuh temannya dihukum mati.

&quot;Aduh hukuman penjara kayaknya enggak ngefek nanti dia ngelakuin lagi. Mending dihukum mati,&quot; ungkap pria yang berprofesi sebagai penjual alat make up dan kosmetik kepada Okezone di lokasi, Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2015).

Dia mengatakan Deudeuh tak pantas dibunuh secara sadis seperti itu. Pasalnya, selama bersamanya, janda beranak satu itu sangat baik dan dermawan kepada siapapun.

&quot;Dia orangnya baik banget, tega banget itu pembunuh. Hukum mati saja,&quot; geramnya.

Saat mendengar Deudeuh meninggal, ED tak percaya karena dia tidak pernah adu mulut dengan orang lain maupun pelanggan yang datang &quot;bertamu&quot; kepadanya.

&quot;Saya dengar dia meninggal dari BBM, sahabat saya yang kosannya dekat dengan Deudeuh. Saya syok banget dengernya enggak nyangka dibunuh sadis begitu,&quot; tambahnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNS8yMi82MDkyNy80MTc0NDk4NjQzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

ED memaparkan, tidak mengetahui secara jelas siapa itu Rio Santoso. Namun, dia tahu pelaku datang dua kali ke kosannya.

&quot;Dia baru dua kali datang, saya enggak kenal sih siapa dia secara detail. Tapi saya pernah tahu dia datang ke sini,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sahabat karib janda molek Deudeuh Alfi Sahrin alias Empi berinisial ED ingin pembunuh temannya dihukum mati.

&quot;Aduh hukuman penjara kayaknya enggak ngefek nanti dia ngelakuin lagi. Mending dihukum mati,&quot; ungkap pria yang berprofesi sebagai penjual alat make up dan kosmetik kepada Okezone di lokasi, Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2015).

Dia mengatakan Deudeuh tak pantas dibunuh secara sadis seperti itu. Pasalnya, selama bersamanya, janda beranak satu itu sangat baik dan dermawan kepada siapapun.

&quot;Dia orangnya baik banget, tega banget itu pembunuh. Hukum mati saja,&quot; geramnya.

Saat mendengar Deudeuh meninggal, ED tak percaya karena dia tidak pernah adu mulut dengan orang lain maupun pelanggan yang datang &quot;bertamu&quot; kepadanya.

&quot;Saya dengar dia meninggal dari BBM, sahabat saya yang kosannya dekat dengan Deudeuh. Saya syok banget dengernya enggak nyangka dibunuh sadis begitu,&quot; tambahnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNS8yMi82MDkyNy80MTc0NDk4NjQzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

ED memaparkan, tidak mengetahui secara jelas siapa itu Rio Santoso. Namun, dia tahu pelaku datang dua kali ke kosannya.

&quot;Dia baru dua kali datang, saya enggak kenal sih siapa dia secara detail. Tapi saya pernah tahu dia datang ke sini,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
