<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat F-16 yang Terbakar Sudah Dimodifikasi</title><description>Agus menjamin pesawat tersebut tidak berkaitan dengan memakai suku cadang ilegal yang marak terjadi pada pesawat komersial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi"/><item><title>Pesawat F-16 yang Terbakar Sudah Dimodifikasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi</guid><pubDate>Kamis 16 April 2015 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi-Cm78J87DYA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat F-16 yang Terbakar Sudah Dimodifikasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/16/337/1135368/pesawat-f-16-yang-terbakar-sudah-dimodifikasi-Cm78J87DYA.jpg</image><title>Pesawat F-16 yang Terbakar Sudah Dimodifikasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pesawat tempur F-16 yang terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma sudah diprogram dan layak pakai. Bahkan, TNI AU sudah membayar kontrak untuk ke-24 pesawat jenis tersebut untuk digunakan bagi pilot TNI AU.

&quot;Kontrak sudah bayar 24 pesawat, dan yang terbakar ini sudah dimodifikasi, di-upgrade jadi layak dipakai dan siap pakai (serviceable), jadi kita pakai,&quot; kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Agus Supriatna, di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015).
Agus menjamin pesawat&amp;nbsp; tempur F-16 tersebut tidak memakai suku cadang ilegal yang marak terjadi pada pesawat komersial. Sementara usia ekonomis pesawat tersebut, bisa dipakai hingga 30 tahun ke depan.
&quot;Tidak ada sparepart pesawat tempur ilegal. Kalaupun ada, akan kita tidak tegas. Dan, tingkat ekonomisnya pesawat tempur bisa 30 tahun,&quot; imbuhnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/16/19287/120698_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Karena itu, dia mengaku akan memeriksa kontrak hibah pesawat F-16 oleh Pemerintah Amerika Serikat itu. Salah satu poin yang akan ditinjau adalah asuransi dari pihak pemberi. Agus memastikan, evaluasi akan dilakukan secepatnya agar dapat dilakukan langkah-langkah sebelum pesawat serupa tiba di Indonesia.
&quot;Kita lihat kontraknya, kalau masih ada asuransi, hasil evaluasi penyelidikan ini harus segera, sebelum pesawat yang berikutnya datang, sehingga bisa di-upgrade dan diperbaiki sebelum datang ke sini,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat tempur F-16 yang terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma sudah diprogram dan layak pakai. Bahkan, TNI AU sudah membayar kontrak untuk ke-24 pesawat jenis tersebut untuk digunakan bagi pilot TNI AU.

&quot;Kontrak sudah bayar 24 pesawat, dan yang terbakar ini sudah dimodifikasi, di-upgrade jadi layak dipakai dan siap pakai (serviceable), jadi kita pakai,&quot; kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Agus Supriatna, di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015).
Agus menjamin pesawat&amp;nbsp; tempur F-16 tersebut tidak memakai suku cadang ilegal yang marak terjadi pada pesawat komersial. Sementara usia ekonomis pesawat tersebut, bisa dipakai hingga 30 tahun ke depan.
&quot;Tidak ada sparepart pesawat tempur ilegal. Kalaupun ada, akan kita tidak tegas. Dan, tingkat ekonomisnya pesawat tempur bisa 30 tahun,&quot; imbuhnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/16/19287/120698_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Karena itu, dia mengaku akan memeriksa kontrak hibah pesawat F-16 oleh Pemerintah Amerika Serikat itu. Salah satu poin yang akan ditinjau adalah asuransi dari pihak pemberi. Agus memastikan, evaluasi akan dilakukan secepatnya agar dapat dilakukan langkah-langkah sebelum pesawat serupa tiba di Indonesia.
&quot;Kita lihat kontraknya, kalau masih ada asuransi, hasil evaluasi penyelidikan ini harus segera, sebelum pesawat yang berikutnya datang, sehingga bisa di-upgrade dan diperbaiki sebelum datang ke sini,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
