<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Dihina, Masalah Keluarga Dorong Prio Bunuh Deudeuh</title><description>Pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin (26), Prio Santoso (24) mengaku kalut setelah membunuh janda cantik asal Depok itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh"/><item><title>Selain Dihina, Masalah Keluarga Dorong Prio Bunuh Deudeuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh</guid><pubDate>Kamis 16 April 2015 06:50 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh-mEvMSG5pEd.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1134985/selain-dihina-masalah-keluarga-dorong-prio-bunuh-deudeuh-mEvMSG5pEd.jpg</image><title></title></images><description>
JAKARTA - Pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin (26), Prio Santoso (sebelumnya ditulis Rio) mengaku kalut setelah membunuh janda cantik asal Depok, Jawa Barat itu. Prio kesal setelah dihina bau badan, selain itu dia juga sedang di rundung masalah keluarga.
&quot;Saya dibilang bau pak, dan saya juga lagi mumet karena ada problem keluarga, ibu saya sedang sakit,&quot; ujar Prio ketika diwawancarai oleh RCTI.
Pria jebolan Institute Pertanian Bogor (IPB) itu pun mengaku, bahwa pertemuannya dengan Deudeuh setelah membalas pesan singkatnya. &quot;Dia membalas jika ada ada waktu kosong, dan saya datang jika dia ada jadwal kosong,&quot; lanjutnya.
Prio membunuh wanita beranak satu ini, karena tersinggung dihina bau badan. &quot;Saya tersinggung, karena saya sudah panik,&quot; pungkasnya.
Deudeuh ditemukan tewas di kamar indekosnya Jalan Tebet Utara 1, nomor 15 C RT 07/ RW 10, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 11 April 2015 lalu. Wanita cantik asal Depok itu ditemukan dalam kondisi mulut tersumpal kaus kaki dan leher terlilit kabel.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNS8yMi82MDkxNi80MTc0MDEzOTM2MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin (26), Prio Santoso (sebelumnya ditulis Rio) mengaku kalut setelah membunuh janda cantik asal Depok, Jawa Barat itu. Prio kesal setelah dihina bau badan, selain itu dia juga sedang di rundung masalah keluarga.
&quot;Saya dibilang bau pak, dan saya juga lagi mumet karena ada problem keluarga, ibu saya sedang sakit,&quot; ujar Prio ketika diwawancarai oleh RCTI.
Pria jebolan Institute Pertanian Bogor (IPB) itu pun mengaku, bahwa pertemuannya dengan Deudeuh setelah membalas pesan singkatnya. &quot;Dia membalas jika ada ada waktu kosong, dan saya datang jika dia ada jadwal kosong,&quot; lanjutnya.
Prio membunuh wanita beranak satu ini, karena tersinggung dihina bau badan. &quot;Saya tersinggung, karena saya sudah panik,&quot; pungkasnya.
Deudeuh ditemukan tewas di kamar indekosnya Jalan Tebet Utara 1, nomor 15 C RT 07/ RW 10, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 11 April 2015 lalu. Wanita cantik asal Depok itu ditemukan dalam kondisi mulut tersumpal kaus kaki dan leher terlilit kabel.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNS8yMi82MDkxNi80MTc0MDEzOTM2MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
