<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tebet Timur Dikenal Tempat Tampung Istri Simpanan Pejabat</title><description>Tebet Timur juga dikenal tempat tampung istri simpanan pejabat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat"/><item><title>Tebet Timur Dikenal Tempat Tampung Istri Simpanan Pejabat</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat</guid><pubDate>Kamis 16 April 2015 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat-KYYxz7ulwW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1135172/tebet-timur-dikenal-tempat-tampung-istri-simpanan-pejabat-KYYxz7ulwW.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Kawasan sepanjang Jalan Tebet Utara I, Tebet Timur, Jakarta Selatan dikenal sebagai tempat tampung pekerja seks komersial (PSK) dan waria. Kawasan itu dikenal juga sebagai tempat tampung istri simpanan pejabat.
&quot;Yang saya tahu, kosan itu tempat wanita simpanan pejabat. Yang kos di sini sebagai istri simpanan,&quot; ungkap Pengurus Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jajang Yayat di lokasi, Kamis (17/5/2015).
Jajang mengaku, tidak tahu-menahu perihal adanya aksi prostitusi di dalam kamar-kamar kos di wilayah tersebut. Sejak terkuaknya kasus pembunuhan PSK Dedeuh Alfi Sahrin (26) di kamar kos 15 C Tebet Timur itu, dia kaget kamar kos dijadikan sarang prostitusi.
&quot;Saya enggak tahu sampai sejauh itu, tempat kos-kosan dijadikan sarang prostitusi. Kalau sebagai tempat esek-esek, saya baru tahu tuh,&quot; tambahnya.
Lebih jauh dia memaparkan, banyak warga yang tidak suka dengan adanya waria maupun PSK yang keluar masuk ke dalam kamar kosan.
&quot;Sebenarnya, kita juga sudah tidak suka, orang bisa bebas keluar masuk. Saya enggak mengira sampai sebesar ini, padahal pelaku dan korban itu bukan orang sini kan,&quot; ujarnya.
Jajat mengatakan, pihaknya sudah melapor beberapa pihak keamanan namun hanya bersifat sementara. &quot;Seminggu sebelum kejadian kita juga sudah introgasi pengelola, mengingatkan mereka. Kita, ketua RW sama Satpol PP sudah diingatkan bahwa yang kos harus ada KTP, identitas jelas,&quot; simpulnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNi8yMi82MDk1Mi80MTc2MzY3NzE4MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kawasan sepanjang Jalan Tebet Utara I, Tebet Timur, Jakarta Selatan dikenal sebagai tempat tampung pekerja seks komersial (PSK) dan waria. Kawasan itu dikenal juga sebagai tempat tampung istri simpanan pejabat.
&quot;Yang saya tahu, kosan itu tempat wanita simpanan pejabat. Yang kos di sini sebagai istri simpanan,&quot; ungkap Pengurus Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jajang Yayat di lokasi, Kamis (17/5/2015).
Jajang mengaku, tidak tahu-menahu perihal adanya aksi prostitusi di dalam kamar-kamar kos di wilayah tersebut. Sejak terkuaknya kasus pembunuhan PSK Dedeuh Alfi Sahrin (26) di kamar kos 15 C Tebet Timur itu, dia kaget kamar kos dijadikan sarang prostitusi.
&quot;Saya enggak tahu sampai sejauh itu, tempat kos-kosan dijadikan sarang prostitusi. Kalau sebagai tempat esek-esek, saya baru tahu tuh,&quot; tambahnya.
Lebih jauh dia memaparkan, banyak warga yang tidak suka dengan adanya waria maupun PSK yang keluar masuk ke dalam kamar kosan.
&quot;Sebenarnya, kita juga sudah tidak suka, orang bisa bebas keluar masuk. Saya enggak mengira sampai sebesar ini, padahal pelaku dan korban itu bukan orang sini kan,&quot; ujarnya.
Jajat mengatakan, pihaknya sudah melapor beberapa pihak keamanan namun hanya bersifat sementara. &quot;Seminggu sebelum kejadian kita juga sudah introgasi pengelola, mengingatkan mereka. Kita, ketua RW sama Satpol PP sudah diingatkan bahwa yang kos harus ada KTP, identitas jelas,&quot; simpulnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8xNi8yMi82MDk1Mi80MTc2MzY3NzE4MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
