<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deudeuh Tampil Cantik karena Susuk</title><description>Deudeuh rela juga mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli obat pengurus badan buatan luar negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/17/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/17/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk"/><item><title>Deudeuh Tampil Cantik karena Susuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/17/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/17/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2015 01:45 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk-sobSf5XOMo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deudeuh Tampil Cantik karena Susuk</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/16/338/1135419/deudeuh-tampil-cantik-karena-susuk-sobSf5XOMo.jpg</image><title>Deudeuh Tampil Cantik karena Susuk</title></images><description>JAKARTA - Deudeuh Alfi Sahrin (26), perempuan yang disebut sebagai pekerja seks komersial (PSK) online, dikatakan sering menggunakan susuk untuk mempercantik diri. Perempuan yang tewas dibunuh oleh &quot;pelanggannya&quot; ini ternyata juga menggunakan narkoba.

Deudeuh rela juga mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli obat pengurus badan buatan luar negeri. &quot;Dia sering pakai susuk, beli obat pengurus badan,&quot; ujar ED, rekan Deudeuh, kepada Okezone, di lokasi, Kamis (16/4/2015).
Pria yang berprofesi sebagai penjual alat make-up dan kosmetik ini menambahkan, Deudeuh merupakan sosok perempuan yang bersih, tidak suka aroma tak sedap, dan selalu merawat diri dengan baik.
&quot;Dia hampir setiap minggu ke salon, spa untuk mempercantik diri. Kata dia, 'Kalau gue cakep, pelanggan pada senang',&quot; tambahnya.
Mendapat pelanggan yang bau dan dekil, wajar jika perempuan yang mempunyai akun @Tataa_Chubby ini komplain kepada tamu yang tidak sesuai harapan.
&quot;Wajar sih digituin. Dia orangnya resik banget, yang datang tamu-tamunya juga pada wangi-wangi. Lagi apes saja dia dapat yang bau sampai dibuat mati sama pelanggannya,&quot; pungkas dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/15/19276/120624_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

</description><content:encoded>JAKARTA - Deudeuh Alfi Sahrin (26), perempuan yang disebut sebagai pekerja seks komersial (PSK) online, dikatakan sering menggunakan susuk untuk mempercantik diri. Perempuan yang tewas dibunuh oleh &quot;pelanggannya&quot; ini ternyata juga menggunakan narkoba.

Deudeuh rela juga mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli obat pengurus badan buatan luar negeri. &quot;Dia sering pakai susuk, beli obat pengurus badan,&quot; ujar ED, rekan Deudeuh, kepada Okezone, di lokasi, Kamis (16/4/2015).
Pria yang berprofesi sebagai penjual alat make-up dan kosmetik ini menambahkan, Deudeuh merupakan sosok perempuan yang bersih, tidak suka aroma tak sedap, dan selalu merawat diri dengan baik.
&quot;Dia hampir setiap minggu ke salon, spa untuk mempercantik diri. Kata dia, 'Kalau gue cakep, pelanggan pada senang',&quot; tambahnya.
Mendapat pelanggan yang bau dan dekil, wajar jika perempuan yang mempunyai akun @Tataa_Chubby ini komplain kepada tamu yang tidak sesuai harapan.
&quot;Wajar sih digituin. Dia orangnya resik banget, yang datang tamu-tamunya juga pada wangi-wangi. Lagi apes saja dia dapat yang bau sampai dibuat mati sama pelanggannya,&quot; pungkas dia.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/15/19276/120624_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
