<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ISIS Tak Jadi Topik Bahasan di KAA</title><description>Isu mengenai keprihatinan terhadap aksi kelompok radikal sempat menjadi topik bahasan dalam KAA. Namun, hal itu tidak spesifik kepada ISIS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa"/><item><title>ISIS Tak Jadi Topik Bahasan di KAA</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa</guid><pubDate>Senin 20 April 2015 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa-DTFbVs37zS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir (Foto: Ferry/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/20/18/1137114/isis-tak-jadi-topik-bahasan-di-kaa-DTFbVs37zS.jpg</image><title>Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir (Foto: Ferry/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Walaupun sebelumnya Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al Jaafari telah meminta bantuan ke Indonesia untuk ikut menangani kelompok militan ISIS, nyatanya isu tersebut tidak menjadi pokok bahasan dalam penyelenggaraan peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA).
&amp;ldquo;Kami tidak mau membahas isu-isu yang spesifik,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arrmanatha Christiawan Nasir ketika ditemui Okezone di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (20/4/2015).
Pria yang akrab disapa Tata itu mengatakan, semua delegasi KAA setuju memberantas terorisme di seluruh dunia. Namun, pembahasan tersebut tidak mengerucut pada satu kelompok teroris.
Kelompok militan ISIS kini telah menjadi ancaman di kawasan Timur Tengah. Banyak orang dari seluruh dunia tertarik untuk gabung ke ISIS. Penduduk Eropa dikabarkan banyak yang sudah bergabung dengan kelompok ekstremis tersebut.

</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Walaupun sebelumnya Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al Jaafari telah meminta bantuan ke Indonesia untuk ikut menangani kelompok militan ISIS, nyatanya isu tersebut tidak menjadi pokok bahasan dalam penyelenggaraan peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA).
&amp;ldquo;Kami tidak mau membahas isu-isu yang spesifik,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Arrmanatha Christiawan Nasir ketika ditemui Okezone di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (20/4/2015).
Pria yang akrab disapa Tata itu mengatakan, semua delegasi KAA setuju memberantas terorisme di seluruh dunia. Namun, pembahasan tersebut tidak mengerucut pada satu kelompok teroris.
Kelompok militan ISIS kini telah menjadi ancaman di kawasan Timur Tengah. Banyak orang dari seluruh dunia tertarik untuk gabung ke ISIS. Penduduk Eropa dikabarkan banyak yang sudah bergabung dengan kelompok ekstremis tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
