<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Reshuffle, PDIP: Lebih Cepat Lebih Baik</title><description>Politikus PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa menyarankan reshuffle kabinet lebih cepat lebih baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik"/><item><title>Soal Reshuffle, PDIP: Lebih Cepat Lebih Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik</guid><pubDate>Senin 20 April 2015 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik-z3TWsLClTU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/20/337/1137119/soal-reshuffle-pdip-lebih-cepat-lebih-baik-z3TWsLClTU.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>
JAKARTA -  Politikus PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri di Kabinet Kerja yang tidak bekerja secara maksimal.
Anggota Komisi III DPR itu menganggap, reshuffle akan memberikan penyegaran dan energi positif bagi jalannya pemerintahan di masa yang akan datang.
&quot;Bagi saya, Lebih cepat lebih baiklah,&quot; tukasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Meski tidak detail menyebut nama, namun Dwi Ria menganggap ada sejumlah pembantu presiden yang sering memutus komunikasi antara Jokowi dengan parlemen dan partai pengusungnya di Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
&quot;Karena presiden sendiri mengatakan pesannya A nyampainya B,&quot; ungkapnya.
Tak mau mengintervensi, Dwi Ria tetap menyerahkan keputusan reshuffle itu pada Jokowi. Hanya saja, dia meminta agar mantan Gubernur DKI Jakarta itu memertimbangkan opsi pergantian kabinet. (baca juga: Politikus PDIP: Pemerintahan Jokowi Amburadul)
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/15/18081/112790_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau sekiranya pekerjaannya membuat kinerja presiden terganggu, tidak membuat presiden terbantu dengan baik secara komunikasi dan kerja perjuangan terhadap rakyat yang membuat kinerja tidak sesuai dengan kampanye, malah mengecewakan rakyat. Saya kira perlu dipertimbangkan untuk diganti,&quot; simpulnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA -  Politikus PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri di Kabinet Kerja yang tidak bekerja secara maksimal.
Anggota Komisi III DPR itu menganggap, reshuffle akan memberikan penyegaran dan energi positif bagi jalannya pemerintahan di masa yang akan datang.
&quot;Bagi saya, Lebih cepat lebih baiklah,&quot; tukasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Meski tidak detail menyebut nama, namun Dwi Ria menganggap ada sejumlah pembantu presiden yang sering memutus komunikasi antara Jokowi dengan parlemen dan partai pengusungnya di Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
&quot;Karena presiden sendiri mengatakan pesannya A nyampainya B,&quot; ungkapnya.
Tak mau mengintervensi, Dwi Ria tetap menyerahkan keputusan reshuffle itu pada Jokowi. Hanya saja, dia meminta agar mantan Gubernur DKI Jakarta itu memertimbangkan opsi pergantian kabinet. (baca juga: Politikus PDIP: Pemerintahan Jokowi Amburadul)
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/15/18081/112790_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau sekiranya pekerjaannya membuat kinerja presiden terganggu, tidak membuat presiden terbantu dengan baik secara komunikasi dan kerja perjuangan terhadap rakyat yang membuat kinerja tidak sesuai dengan kampanye, malah mengecewakan rakyat. Saya kira perlu dipertimbangkan untuk diganti,&quot; simpulnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
