<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMA 29 Bantah Siswanya Ikut Bikini Party di Hotel</title><description>Pihak SMA Negeri 29 membantah jika para siswanya mengikuti pesta bikini pelajar pada 25 April besok di sebuah hotel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel"/><item><title>SMA 29 Bantah Siswanya Ikut Bikini Party di Hotel</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel</guid><pubDate>Kamis 23 April 2015 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel-gaedoguIzu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/23/338/1139051/sma-29-bantah-siswanya-ikut-bikini-party-di-hotel-gaedoguIzu.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>
JAKARTA - Divine Productions selaku event organizer bikini party summer dress untuk para siswa kelas XII yang merayakan kelulusan di Media Hotel and Tower dengan tema Splash After Class mendadak tidak bisa dikonfirmasi perihal acara yang bakal digelar pada 25 April 2015 besok.
Sebanyak 16 sekolah tercantum sebagai pendukung acara salah satunya sekolah favorit SMA Negeri 29. Pihak sekolah membantah sekolahnya mengikuti kegiatan tersebut.
&quot;Anak kelas XII kan sekarang sudah tidak menjalani kegiatan belajar mengajar tapi pas mereka datang kita tanyakan satu-satu pas ditanyain dari mereka enggak berbuat seperti itu,&quot; ungkap Kepala Bagian Kesiswaan Supat kepada Okezone ketika ditemui di lokasi, Kamis (23/4/2015).
Supat mengaku terkejut ada nama sekolahnya masuk dalam daftar pendukung acara. Pihaknya akan menindak tegas bila ada salah satu siswanya yang ikut dalam acara tersebut.
&quot;Jika mereka benar-benar melakukan itu akan diberikan sanksi,&quot; tambahnya.
Supat menambahkan, siswa yang diasuhnya selama ini tidak memerlihatkan adanya perilaku menyimpang dan tidak akan berani untuk melakukan hal lebih jauh yang mencoreng nama sekolah.
&quot;Itu hanya oknum saja. Selama saya mendidik mereka saya tidak melihat adanya kebohongan pada saat memberitahu kami di sekolah,&quot; ujar Supat.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan orangtua murid untuk mencegah tindak amoral itu. &quot;Kita akan beritahukan orangtuanya langsung untuk dapat menjaga anaknya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Divine Productions selaku event organizer bikini party summer dress untuk para siswa kelas XII yang merayakan kelulusan di Media Hotel and Tower dengan tema Splash After Class mendadak tidak bisa dikonfirmasi perihal acara yang bakal digelar pada 25 April 2015 besok.
Sebanyak 16 sekolah tercantum sebagai pendukung acara salah satunya sekolah favorit SMA Negeri 29. Pihak sekolah membantah sekolahnya mengikuti kegiatan tersebut.
&quot;Anak kelas XII kan sekarang sudah tidak menjalani kegiatan belajar mengajar tapi pas mereka datang kita tanyakan satu-satu pas ditanyain dari mereka enggak berbuat seperti itu,&quot; ungkap Kepala Bagian Kesiswaan Supat kepada Okezone ketika ditemui di lokasi, Kamis (23/4/2015).
Supat mengaku terkejut ada nama sekolahnya masuk dalam daftar pendukung acara. Pihaknya akan menindak tegas bila ada salah satu siswanya yang ikut dalam acara tersebut.
&quot;Jika mereka benar-benar melakukan itu akan diberikan sanksi,&quot; tambahnya.
Supat menambahkan, siswa yang diasuhnya selama ini tidak memerlihatkan adanya perilaku menyimpang dan tidak akan berani untuk melakukan hal lebih jauh yang mencoreng nama sekolah.
&quot;Itu hanya oknum saja. Selama saya mendidik mereka saya tidak melihat adanya kebohongan pada saat memberitahu kami di sekolah,&quot; ujar Supat.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan orangtua murid untuk mencegah tindak amoral itu. &quot;Kita akan beritahukan orangtuanya langsung untuk dapat menjaga anaknya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
