<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pidato di Hari Terakhir KAA, PM Mesir Bahas Terorisme</title><description>Pada pidatonya di hari terakhir KAA, PM Mesir Ibrahim Mahlab mengajak semua delegasi peserta KAA untuk turut berperang melawan terorisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme"/><item><title>Pidato di Hari Terakhir KAA, PM Mesir Bahas Terorisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2015 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme-1JQqaYg9jP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Mesir, Ibrahim Mahlab (Foto: Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/24/18/1139645/pidato-di-hari-terakhir-kaa-pm-mesir-bahas-terorisme-1JQqaYg9jP.jpg</image><title>PM Mesir, Ibrahim Mahlab (Foto: Youtube)</title></images><description>
BANDUNG &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Mesir Ibrahim Mahlab mendapat kesempatan berpidato di Gedung Merdeka, Bandung, pada hari terakhir peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA). PM Mahlab pun mengajak semua delegasi negara peserta KAA untuk turut berperang melawan terorisme.
&amp;ldquo;Kami sangat menghargai Al Azhar Syarief yang menjadi pelopor Islam moderat. Mesir terus berjuang melawan terorisme. Saya tergerak ketika melihat ada secercah harapan di mata murid-murid,&amp;rdquo; ujar PM Mahlab dalam pidatonya di Gedung Merdeka, Jumat (24/4/2015).
&amp;ldquo;Kita bertanggung jawab atas negara-negara Asia dan Afrika. Kita harus meningkatkan kehidupan sehingga kita dapat melawan kolonialisme dan terorisme yang mengancam kehidupan anak-anak. Terorisme tidak mengenal batasan. Sebuah kehormatan bagi saya bisa berdiri di sini, di tempat para pemimpin kita pernah bertemu,&amp;rdquo; sambungnya.
Sebelumnya para pemimpin yang menjadi pelopor terciptanya KAA pada 1955 telah memformulasikan dan membuka jalan bagi peserta KAA untuk tidak menyerah menghadapi permasalahan terorisme.
&amp;ldquo;Sekarang kita memperingatinya sekali lagi. Itu adalah solidaritas, kekerabatan, dan kebebasan. Ini adalah prinsip Dasasila Bandung yang harus kita jaga. Kita tidak memiliki pilihan lain, kecuali meningkatkan kerjasama selatan-selatan agar kita bisa mencapai aspirasi negara-negara Asia dan Afrika untuk mendapat tempat di dunia, dan supaya dapat memberikan layanan kesehatan yang merupakan hak rakyat kita,&amp;rdquo; ungkap Mahlab.
&amp;ldquo;Juga untuk menyediakan pendidikan. Untuk menghapuskan pengangguran, kita harus membuka pintu bagi semua orang. Kita harus mengawal perempuan di Asia dan Afrika agar mendapatkan hak-haknya,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8yNC8yMi82MTEyNC80MTkzNTMwNjcxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
BANDUNG &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Mesir Ibrahim Mahlab mendapat kesempatan berpidato di Gedung Merdeka, Bandung, pada hari terakhir peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA). PM Mahlab pun mengajak semua delegasi negara peserta KAA untuk turut berperang melawan terorisme.
&amp;ldquo;Kami sangat menghargai Al Azhar Syarief yang menjadi pelopor Islam moderat. Mesir terus berjuang melawan terorisme. Saya tergerak ketika melihat ada secercah harapan di mata murid-murid,&amp;rdquo; ujar PM Mahlab dalam pidatonya di Gedung Merdeka, Jumat (24/4/2015).
&amp;ldquo;Kita bertanggung jawab atas negara-negara Asia dan Afrika. Kita harus meningkatkan kehidupan sehingga kita dapat melawan kolonialisme dan terorisme yang mengancam kehidupan anak-anak. Terorisme tidak mengenal batasan. Sebuah kehormatan bagi saya bisa berdiri di sini, di tempat para pemimpin kita pernah bertemu,&amp;rdquo; sambungnya.
Sebelumnya para pemimpin yang menjadi pelopor terciptanya KAA pada 1955 telah memformulasikan dan membuka jalan bagi peserta KAA untuk tidak menyerah menghadapi permasalahan terorisme.
&amp;ldquo;Sekarang kita memperingatinya sekali lagi. Itu adalah solidaritas, kekerabatan, dan kebebasan. Ini adalah prinsip Dasasila Bandung yang harus kita jaga. Kita tidak memiliki pilihan lain, kecuali meningkatkan kerjasama selatan-selatan agar kita bisa mencapai aspirasi negara-negara Asia dan Afrika untuk mendapat tempat di dunia, dan supaya dapat memberikan layanan kesehatan yang merupakan hak rakyat kita,&amp;rdquo; ungkap Mahlab.
&amp;ldquo;Juga untuk menyediakan pendidikan. Untuk menghapuskan pengangguran, kita harus membuka pintu bagi semua orang. Kita harus mengawal perempuan di Asia dan Afrika agar mendapatkan hak-haknya,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNC8yNC8yMi82MTEyNC80MTkzNTMwNjcxMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
