<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkedok Kunker, DPR Melancong ke Korsel Habiskan Rp723 Juta</title><description>Komisi XI DPR RI bakal melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan untuk membahas Undang-Undang Perbankan. Itu dinilai hanya kedok DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunker-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunker-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta"/><item><title>Berkedok Kunker, DPR Melancong ke Korsel Habiskan Rp723 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunker-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunker-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta</guid><pubDate>Selasa 28 April 2015 06:38 WIB</pubDate><dc:creator>Abu Sahma Pane</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunjungan-kerja-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta-zAABVnzRL7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141027/berkedok-kunjungan-kerja-dpr-melancong-ke-korsel-habiskan-rp723-juta-zAABVnzRL7.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Centre For Budget Analysis (CBA) menyatakan, segenap Anggota Komisi XI DPR RI berencana jalan-jalan ke Korea Selatan. Mereka bakal menghabiskan uang rakyat hingga Rp723 juta dalam sepekan.
Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi mengatakan, jalan-jalan tersebut dikemas dalam bentuk kunker atau kunjungan kerja DPR dalam rangka pembasahan revisi Undang-Undang Perbankan. Dengan demikian, ia menilai kunjungan kerja hanya sebagai akal-akal DPR untuk menghamburkan uang rakyat.
Selain itu, ia juga menilai anggaran jalan-jalan Komisi XI DPR RI tersebut terlalu mahal. Ia mencontohkan, dana yang disiapkan untuk ongkos sembilan Anggota Komisi XI saja mencapai Rp 378 juta. Sementara uang hariannya mencapai Rp344,7 juta.
&amp;ldquo;Belanja yang akan dihabiskan ini berdasarkan PMK No.53/PMK.02/2014 tentang standar biaya nasukan tahun anggaran 2015. Dicuriga bukan untuk perjalanan dinas. Sepertinya, ini bagian dari jatah jalan jalan untuk Komisi XI karena Panja untuk menangani proses revisi belum jelas pembentukannya. Jadi jalan-jalan ini untuk mengindari kritik,&amp;rdquo; ucap Uchok.
Ini bukan untuk pertama kalinya kunjungan kerja DPR ke luar negeri dikritik. Sebelumnya, pada 2012 lalu Komisi IV DPR RI ke Francis untuk membahas revisi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Lalu pada Oktober 2012, kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Yunani untuk melihat pola hidup merokok di sana juga dihujat. Mereka dituding melakukan pemborosan anggaran.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Centre For Budget Analysis (CBA) menyatakan, segenap Anggota Komisi XI DPR RI berencana jalan-jalan ke Korea Selatan. Mereka bakal menghabiskan uang rakyat hingga Rp723 juta dalam sepekan.
Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi mengatakan, jalan-jalan tersebut dikemas dalam bentuk kunker atau kunjungan kerja DPR dalam rangka pembasahan revisi Undang-Undang Perbankan. Dengan demikian, ia menilai kunjungan kerja hanya sebagai akal-akal DPR untuk menghamburkan uang rakyat.
Selain itu, ia juga menilai anggaran jalan-jalan Komisi XI DPR RI tersebut terlalu mahal. Ia mencontohkan, dana yang disiapkan untuk ongkos sembilan Anggota Komisi XI saja mencapai Rp 378 juta. Sementara uang hariannya mencapai Rp344,7 juta.
&amp;ldquo;Belanja yang akan dihabiskan ini berdasarkan PMK No.53/PMK.02/2014 tentang standar biaya nasukan tahun anggaran 2015. Dicuriga bukan untuk perjalanan dinas. Sepertinya, ini bagian dari jatah jalan jalan untuk Komisi XI karena Panja untuk menangani proses revisi belum jelas pembentukannya. Jadi jalan-jalan ini untuk mengindari kritik,&amp;rdquo; ucap Uchok.
Ini bukan untuk pertama kalinya kunjungan kerja DPR ke luar negeri dikritik. Sebelumnya, pada 2012 lalu Komisi IV DPR RI ke Francis untuk membahas revisi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Lalu pada Oktober 2012, kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Yunani untuk melihat pola hidup merokok di sana juga dihujat. Mereka dituding melakukan pemborosan anggaran.
</content:encoded></item></channel></rss>
