<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eksekusi Mati, Bukti Indonesia Serius Berantas Narkoba</title><description>Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menganggap eksekusi mati menunjukkan Indonesia serius dengan peredaran narkoba.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba"/><item><title>Eksekusi Mati, Bukti Indonesia Serius Berantas Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba</guid><pubDate>Selasa 28 April 2015 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba-WSaTnnOY1d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fahri Hamzah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141510/eksekusi-mati-bukti-indonesia-serius-berantas-narkoba-WSaTnnOY1d.jpg</image><title>Fahri Hamzah (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendukung langkah pemerintah mengeksekusi mati para terpidana kasus narkoba. Sebab, hal itu menunjukkan Indonesia tak main-main dengan peredaran narkoba.

Menurut Fahri, saat ini seluruh dunia tahu bahwa Indonesia serius dengan narkoba dan saatnya menghukum produsen serta para distributor dengan tegas.

&quot;Ini soal kejahatan, ada nyawa bangsa Indonesia yang dipertaruhkan yang harus dibayar juga dengan nyawa,&quot; kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

&quot;Saya lihat data kematian terkait narkoba. Marilah kita menghormati ini dan Indonesia mengirim sinyal bahwa kita tidak main-main dan ini tidak bisa dimaafkan,&quot; sambungnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/27/19442/121762_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Politikus PKS itu pun mengkritik keras Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang selalu menggunakan standar ganda. Namun jika yang kena warga negara-negara maju, nyawa warganya seperti mahal betul.

&quot;Tapi, mana suara PBB ketika aktivis politik di Mesir dihukum mati? Mereka diam saja. Mana sikap PBB?&quot; tegasnya.

Fahri juga mempertanyakan perlindungan PBB terhadap aktivitas politik. &quot;Sudahlah ini omong kosong. Jangan ajari kami soal kemanusiaan,&quot; terangnya.

Dia meminta masyarakat untuk mengerti bahwa Indonesia tidak boleh mengorbankan rakyatnya hanya karena harus mendengarkan suara negara-negara lain.

&quot;Narkoba ini korbannya kehilangan nyawa dan itu Bangsa Indonesia. Jadi, harus dibayar juga dengan nyawa,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendukung langkah pemerintah mengeksekusi mati para terpidana kasus narkoba. Sebab, hal itu menunjukkan Indonesia tak main-main dengan peredaran narkoba.

Menurut Fahri, saat ini seluruh dunia tahu bahwa Indonesia serius dengan narkoba dan saatnya menghukum produsen serta para distributor dengan tegas.

&quot;Ini soal kejahatan, ada nyawa bangsa Indonesia yang dipertaruhkan yang harus dibayar juga dengan nyawa,&quot; kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

&quot;Saya lihat data kematian terkait narkoba. Marilah kita menghormati ini dan Indonesia mengirim sinyal bahwa kita tidak main-main dan ini tidak bisa dimaafkan,&quot; sambungnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/04/27/19442/121762_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Politikus PKS itu pun mengkritik keras Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang selalu menggunakan standar ganda. Namun jika yang kena warga negara-negara maju, nyawa warganya seperti mahal betul.

&quot;Tapi, mana suara PBB ketika aktivis politik di Mesir dihukum mati? Mereka diam saja. Mana sikap PBB?&quot; tegasnya.

Fahri juga mempertanyakan perlindungan PBB terhadap aktivitas politik. &quot;Sudahlah ini omong kosong. Jangan ajari kami soal kemanusiaan,&quot; terangnya.

Dia meminta masyarakat untuk mengerti bahwa Indonesia tidak boleh mengorbankan rakyatnya hanya karena harus mendengarkan suara negara-negara lain.

&quot;Narkoba ini korbannya kehilangan nyawa dan itu Bangsa Indonesia. Jadi, harus dibayar juga dengan nyawa,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
