<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Loyalis Anas: Samad Kena Karma!</title><description>Loyalis Anas itu mengatakan, Samad terkena karma karena selama menjadi ketua KPK selalu menetapkan tersangka tanpa alat bukti yang cukup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma"/><item><title>Loyalis Anas: Samad Kena Karma!</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma</guid><pubDate>Selasa 28 April 2015 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma-eqEynEf6k9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tri Dianto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/28/337/1141560/loyalis-anas-samad-kena-karma-eqEynEf6k9.jpg</image><title>Tri Dianto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru bicara ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Tri Dianto menyambut baik langkah penyidik  Polda Sulselbar yang menahan Ketua KPK Nonaktif, Abraham Samad setelah diperiksa sekitar sepuluh jam.

&quot;Saya kira langkah Polri menahan Samad sangat tepat dan saya berharap Samad tabah dalam menghadapi cobaan ini,&quot; kata Tri Dianto kepada Okezone, Selasa (28/4/2015).
Loyalis Anas Urbaningrum itu mengatakan, Samad terkena karma karena selama menjadi ketua KPK selalu menetapkan tersangka  tanpa alat bukti yang cukup, termasuk saat penetapan Anas dalam kasus penerima gratifikasi pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat.
&quot;Intropeksi diri mungkin ini karma siapa yang menanam dia akan menuai ya. Tapi dipastikan di tahan atau tidak, karena takutnya ketua KPK akan menelefon Kapolri,&quot; sindirnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/18/18559/115836_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kasus Abraham Samad muncul dari adanya dugaan turut membantu tersangka utama, Feriyani Liem, menerbitkan KK dan KTP, saat mengurus perpanjangan paspor di Makassar pada 2007.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru bicara ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Tri Dianto menyambut baik langkah penyidik  Polda Sulselbar yang menahan Ketua KPK Nonaktif, Abraham Samad setelah diperiksa sekitar sepuluh jam.

&quot;Saya kira langkah Polri menahan Samad sangat tepat dan saya berharap Samad tabah dalam menghadapi cobaan ini,&quot; kata Tri Dianto kepada Okezone, Selasa (28/4/2015).
Loyalis Anas Urbaningrum itu mengatakan, Samad terkena karma karena selama menjadi ketua KPK selalu menetapkan tersangka  tanpa alat bukti yang cukup, termasuk saat penetapan Anas dalam kasus penerima gratifikasi pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat.
&quot;Intropeksi diri mungkin ini karma siapa yang menanam dia akan menuai ya. Tapi dipastikan di tahan atau tidak, karena takutnya ketua KPK akan menelefon Kapolri,&quot; sindirnya.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/02/18/18559/115836_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kasus Abraham Samad muncul dari adanya dugaan turut membantu tersangka utama, Feriyani Liem, menerbitkan KK dan KTP, saat mengurus perpanjangan paspor di Makassar pada 2007.
</content:encoded></item></channel></rss>
