<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Yakin Dapat Support ASEAN Masuk DK PBB</title><description>RI yakin akan mendapat dukungan dari negara-negara ASEAN untuk masuk DK PBB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb"/><item><title>RI Yakin Dapat Support ASEAN Masuk DK PBB</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb</guid><pubDate>Kamis 30 April 2015 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb-NwE31ftlKp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bendera Indonesia. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/30/18/1142599/ri-yakin-dapat-support-asean-masuk-dk-pbb-NwE31ftlKp.jpg</image><title>Ilustrasi Bendera Indonesia. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan Indonesia terus berusaha mencari dukungan dari berbagai pihak untuk dapat bergabung sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/13/17192/107091_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertemuan Indonesia dan PBB&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia baru saja mengeksekusi delapan gembong narkoba di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pun kecewa dengan hal itu.

Praktis, muncul pendapat Indonesia akan kesulitan untuk masuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Namun, Dirjen Kerjasama ASEAN, I Gusti Wesaka Puja, menyatakan bahwa dukungan itu akan didapatkan Indonesia dari negara anggota ASEAN.

&quot;Sebagai satu ASEAN kita mendukung pencalonan negara-negara anggota ASEAN di badan-badan internasional lain termasuk DK PBB,&quot; kata Puja dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Kamis (30/4/2015).
Indonesia sendiri telah terpilih sebanyak tiga kali sebagai anggota tidak tetap di DK PBB. Indonesia pertama kali dipilih untuk periode 1974-1975.

Indonesia kemudian dipilih kembali untuk kedua kalinya pada periode 1995-1996 dan untuk ketiga kalinya pada periode 2007-2008.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan Indonesia terus berusaha mencari dukungan dari berbagai pihak untuk dapat bergabung sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/11/13/17192/107091_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertemuan Indonesia dan PBB&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia baru saja mengeksekusi delapan gembong narkoba di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pun kecewa dengan hal itu.

Praktis, muncul pendapat Indonesia akan kesulitan untuk masuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Namun, Dirjen Kerjasama ASEAN, I Gusti Wesaka Puja, menyatakan bahwa dukungan itu akan didapatkan Indonesia dari negara anggota ASEAN.

&quot;Sebagai satu ASEAN kita mendukung pencalonan negara-negara anggota ASEAN di badan-badan internasional lain termasuk DK PBB,&quot; kata Puja dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Kamis (30/4/2015).
Indonesia sendiri telah terpilih sebanyak tiga kali sebagai anggota tidak tetap di DK PBB. Indonesia pertama kali dipilih untuk periode 1974-1975.

Indonesia kemudian dipilih kembali untuk kedua kalinya pada periode 1995-1996 dan untuk ketiga kalinya pada periode 2007-2008.
</content:encoded></item></channel></rss>
