<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hubungan RI-Australia Renggang, Dubes Nadjib Minta Dukungan Media</title><description>Menurut Dubes Australia untuk RI, Nadjib, peran dan dukungan media dapat mempersempit kesenjangan dan kesalahpahaman antara RI-Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media"/><item><title>Hubungan RI-Australia Renggang, Dubes Nadjib Minta Dukungan Media</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media</guid><pubDate>Kamis 30 April 2015 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media-4PboIxHJMJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo bersama PM Australia, Tony Abbott (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/04/30/18/1142771/hubungan-ri-australia-renggang-dubes-nadjib-minta-dukungan-media-4PboIxHJMJ.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo bersama PM Australia, Tony Abbott (Foto: Reuters)</title></images><description>
CANBERRA &amp;ndash; Perdana Menteri Australia Tony Abbott memastikan segera menarik Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia karena mengetahui dua warga negaranya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dieksekusi mati pada Rabu 29 April 2015.
Mengetahui keputusan PM Abbott, Dubes Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema angkat bicara. Menurutnya, peran dan dukungan media dapat mempersempit kesenjangan dan kesalahpahaman antara RI-Australia.
&amp;ldquo;Sebagaimana kami telah membangun erat hubungan bilateral RI-Australia, kami membutuhkan dukungan dari media untuk cakupan dan pelaporan yang proporsional dan objektif,&amp;rdquo; ujar Dubes Nadjib, melalui rilis yang diterima Okezone, Kamis (30/4/2015).
&amp;ldquo;Kami menghargai peran penting media dalam membantu untuk mempersempit kesenjangan dan kesalahpahaman antara RI-Australia,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ia menambahkan, Indonesia memahami kekecewaan rakyat dan Pemerintah Australia terkait eksekusi mati dua gembong narkoba anggota Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.
&amp;ldquo;Rakyat dan Pemerintah Indonesia mengungkapkan rasa simpati kepada keluarga serta teman-teman almarhum. Saat ini adalah masa-masa tersulit dalam hubungan RI-Australia,&amp;rdquo; ujar Dubes Nadjib.
&amp;ldquo;Kami tidak menanggapi santai terkait rencana penarikan Dubes Australia di Indonesia. Hubungan baik dengan Pemerintah Australia merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia,&amp;rdquo; sambungnya.
Menurut Dubes Nadjib, sebelumnya RI-Australia telah berkomitmen kuat meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral secara keseluruhan. Kami percaya hubungan pribadi, budaya, bisnis, serta akademis antara masyarakat Australia dan Indonesia akan tetap kuat.

</description><content:encoded>
CANBERRA &amp;ndash; Perdana Menteri Australia Tony Abbott memastikan segera menarik Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia karena mengetahui dua warga negaranya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dieksekusi mati pada Rabu 29 April 2015.
Mengetahui keputusan PM Abbott, Dubes Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema angkat bicara. Menurutnya, peran dan dukungan media dapat mempersempit kesenjangan dan kesalahpahaman antara RI-Australia.
&amp;ldquo;Sebagaimana kami telah membangun erat hubungan bilateral RI-Australia, kami membutuhkan dukungan dari media untuk cakupan dan pelaporan yang proporsional dan objektif,&amp;rdquo; ujar Dubes Nadjib, melalui rilis yang diterima Okezone, Kamis (30/4/2015).
&amp;ldquo;Kami menghargai peran penting media dalam membantu untuk mempersempit kesenjangan dan kesalahpahaman antara RI-Australia,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ia menambahkan, Indonesia memahami kekecewaan rakyat dan Pemerintah Australia terkait eksekusi mati dua gembong narkoba anggota Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.
&amp;ldquo;Rakyat dan Pemerintah Indonesia mengungkapkan rasa simpati kepada keluarga serta teman-teman almarhum. Saat ini adalah masa-masa tersulit dalam hubungan RI-Australia,&amp;rdquo; ujar Dubes Nadjib.
&amp;ldquo;Kami tidak menanggapi santai terkait rencana penarikan Dubes Australia di Indonesia. Hubungan baik dengan Pemerintah Australia merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia,&amp;rdquo; sambungnya.
Menurut Dubes Nadjib, sebelumnya RI-Australia telah berkomitmen kuat meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral secara keseluruhan. Kami percaya hubungan pribadi, budaya, bisnis, serta akademis antara masyarakat Australia dan Indonesia akan tetap kuat.

</content:encoded></item></channel></rss>
