<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korsel Panaskan Hubungan Korut-Rusia </title><description>Media di Korea Selatan (Korsel) pun mulai memanas-manasi hubungan kedua negara itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia"/><item><title>Korsel Panaskan Hubungan Korut-Rusia </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2015 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia-0ICnDZ71uY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/01/18/1143055/korsel-panaskan-hubungan-korut-rusia-0ICnDZ71uY.jpg</image><title>Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. (Foto: Reuters)</title></images><description>
MOSKOW &amp;ndash; Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menolak menghadiri peringatan Perang Dunia II yang berlangsung di Moskow, Rusia. Media di Korea Selatan (Korsel) pun mulai memanas-manasi hubungan kedua negara itu.
Salah seorang juru bicara Rusia mengumumkan pembatalan yang dilakukan Kim Jong-un pada Kamis 30 April 2015. Pemimpin diktaktor itu memutuskan untuk tetap di Pyongyang karena permasalahan di dalam negeri.
Praktis, keputusan yang dibuat Kim Jong-un tersebut mengejutkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Padahal, pihak Rusia sedang mempersiapkan diri menyambut kedatangan pemimpin Korut itu ke Moskow.
Media Korsel pun memanfaatkan kondisi tersebut dengan coba memanas-manasi hubungan Korut dan Rusia. Menurut surat kabar Chosun Ilbo, Jumat (1/5/2015), Kim Jong-un menolak datang karena tidak mendapat perlakuan khusus dari Rusia selama gelaran berlangsung.
&amp;ldquo;Tanpa pengamanan tingkat satu, maka Kim Jong-un akan menjadi pertunjukan aneh bagi pers global,&amp;rdquo; demikian tulis surat kabar asal Korsel itu.
</description><content:encoded>
MOSKOW &amp;ndash; Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menolak menghadiri peringatan Perang Dunia II yang berlangsung di Moskow, Rusia. Media di Korea Selatan (Korsel) pun mulai memanas-manasi hubungan kedua negara itu.
Salah seorang juru bicara Rusia mengumumkan pembatalan yang dilakukan Kim Jong-un pada Kamis 30 April 2015. Pemimpin diktaktor itu memutuskan untuk tetap di Pyongyang karena permasalahan di dalam negeri.
Praktis, keputusan yang dibuat Kim Jong-un tersebut mengejutkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Padahal, pihak Rusia sedang mempersiapkan diri menyambut kedatangan pemimpin Korut itu ke Moskow.
Media Korsel pun memanfaatkan kondisi tersebut dengan coba memanas-manasi hubungan Korut dan Rusia. Menurut surat kabar Chosun Ilbo, Jumat (1/5/2015), Kim Jong-un menolak datang karena tidak mendapat perlakuan khusus dari Rusia selama gelaran berlangsung.
&amp;ldquo;Tanpa pengamanan tingkat satu, maka Kim Jong-un akan menjadi pertunjukan aneh bagi pers global,&amp;rdquo; demikian tulis surat kabar asal Korsel itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
