<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengurus KNPI Arogan, OKP Didesak Bersikap Tegas</title><description>Sikap DPP KNPI di bawah kepemimpinan Rifai Darus disayangkan Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia KNPI 2008-2014, Frans Islami.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas"/><item><title>Pengurus KNPI Arogan, OKP Didesak Bersikap Tegas</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2015 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas-yN7SazMFEN.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/02/337/1143578/pengurus-knpi-arogan-okp-didesak-bersikap-tegas-yN7SazMFEN.jpg</image><title></title></images><description>
JAKARTA - Sikap DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia di bawah kepemimpinan Rifai Darus disayangkan Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia KNPI 2008-2014, Frans Islami.

Sebab, pelantikan DPP KNPI yang digelar di halaman Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu 29 April 2015, dinilai melahirkan lagi perpecahan di pemuda Indonesia, karena menghilangkan fakta dinamika organisasi.

&quot;Bukan rahasia umum kalau periode 2008-2011, KNPI mengalami dualisme kepemimpinan hasil kongres Bali dan Ancol. Namun saat pelantikan, pada sesi tayangan slide perjalanan KNPI, telah menghilangkan dinamika kepemudaan semasa dua ketua umum,&quot; ujarnya, di Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

Menghilangkan fakta sejarah kepemimpinan KNPI, menurut Frans, tidak elok untuk proses pembelajaran kader bangsa ke depan dan tidak sesuai jargon 'Revolusi Mental'.

Selain mengaburkan fakta sejarah, Frans juga kecewa dengan kepengurusan saat ini, lantaran banyak sikap ataupun keputusan DPP KNPI tak sesuai konstitusi, sehingga mencoreng semangat pemerintah dalam melakukan revolusi mental.

&quot;Misalnya, menyangkut keterpilihan ketua MPI, batas usia sebagai pengurus, banyaknya pengurus yang berangkat ke kongres di Papua lalu bukan rekomendasi OKP (organisasi kepemudaan), serta frasa penyebutan periodesasi yang seharusnya mengikuti periodesasi kepengurusan sebelumnya, yakni 2014-2017, diubah menjadi 2015-2018,&quot; ujarnya.

Atas dasar itu, wakil ketua umum PP Gerakan Pemuda Kabah (GPK) ini menyerukan pimpinan OKP yang tercatat sebagai anggota KNPI bersikap atas kebijakan pengurus hasil kongres Papua tersebut.

&quot;Organisasi-organisasi kepemudaan harus mengambil sikap atas arogansi kekuasaan segelintir orang yang saat ini ada dalam KNPI hasil Papua,&quot; tandas Frans.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sikap DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia di bawah kepemimpinan Rifai Darus disayangkan Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia KNPI 2008-2014, Frans Islami.

Sebab, pelantikan DPP KNPI yang digelar di halaman Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu 29 April 2015, dinilai melahirkan lagi perpecahan di pemuda Indonesia, karena menghilangkan fakta dinamika organisasi.

&quot;Bukan rahasia umum kalau periode 2008-2011, KNPI mengalami dualisme kepemimpinan hasil kongres Bali dan Ancol. Namun saat pelantikan, pada sesi tayangan slide perjalanan KNPI, telah menghilangkan dinamika kepemudaan semasa dua ketua umum,&quot; ujarnya, di Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

Menghilangkan fakta sejarah kepemimpinan KNPI, menurut Frans, tidak elok untuk proses pembelajaran kader bangsa ke depan dan tidak sesuai jargon 'Revolusi Mental'.

Selain mengaburkan fakta sejarah, Frans juga kecewa dengan kepengurusan saat ini, lantaran banyak sikap ataupun keputusan DPP KNPI tak sesuai konstitusi, sehingga mencoreng semangat pemerintah dalam melakukan revolusi mental.

&quot;Misalnya, menyangkut keterpilihan ketua MPI, batas usia sebagai pengurus, banyaknya pengurus yang berangkat ke kongres di Papua lalu bukan rekomendasi OKP (organisasi kepemudaan), serta frasa penyebutan periodesasi yang seharusnya mengikuti periodesasi kepengurusan sebelumnya, yakni 2014-2017, diubah menjadi 2015-2018,&quot; ujarnya.

Atas dasar itu, wakil ketua umum PP Gerakan Pemuda Kabah (GPK) ini menyerukan pimpinan OKP yang tercatat sebagai anggota KNPI bersikap atas kebijakan pengurus hasil kongres Papua tersebut.

&quot;Organisasi-organisasi kepemudaan harus mengambil sikap atas arogansi kekuasaan segelintir orang yang saat ini ada dalam KNPI hasil Papua,&quot; tandas Frans.
</content:encoded></item></channel></rss>
