<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WNI Ditangkap, Densus 88 Diberangkatkan ke Brunei </title><description>Mabes Polri telah mengirim Densus 88 ke Brunei Darussalam pasca-penangkapan tiga WNI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei"/><item><title>WNI Ditangkap, Densus 88 Diberangkatkan ke Brunei </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2015 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei-jzvL55c9PR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Densus menggebrek sebuah rumah. (Foto: SINDO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/06/18/1145537/wni-ditangkap-densus-88-diberangkatkan-ke-brunei-jzvL55c9PR.jpg</image><title>Densus menggebrek sebuah rumah. (Foto: SINDO)</title></images><description>
SURABAYA &amp;ndash; Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf menyatakan saat ini pihak mabes Polri telah mengirim Densus 88 ke Brunei Darussalam pasca-penangkapan Rustawi Tomo, warga Malang, Jawa Timur. Rustawi ini ditangkap oleh otoritas Brunei Darussalam karena kedapatan membawa bahan peledak.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/09/16/16300/101924_medium.jpg&quot; alt=&quot;Densus Geledah Kos Terduga ISIS&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Densus 88 Mabes Polri sudah diberangkatkan ke Brunei Darussalam untuk melakukan penyelidikkan apakah ada kaitannya dengan teroris atau tidak. Sebab yang diamankan adalah bahan peledak,&quot; kata Kapolda Jatim kepada Wartawan, Rabu (6/5/2015).

Anas menjelaskan, Rustawi diketahui berangkat bersama istrinya bersama rombongan Umroh bersama 69 orang lainyya dari Bandara International Juanda Surabaya di Sidoarjo, Kamis (2/5/2015). Dari 69 orang tersebut, 23 di antaranya berasal dari Pasuruan, Bangkalan dan beberaoa daerah lainnya melalui travel umroh Al Aqso di Malang.

Kata Kapolda, saat berangkat dari Bandara Juanda, memang tidak terdeteksi membawa barang berbahaya. Namun, saat transit di Bandara Brunei Darussalam, petugas bandara tersebut terdeteksi membawa bom ikan dan beberapa peluru.

&quot;Informasi yang diterima, bentuknya mirip bom ikan atau bondet. Tetapi petugas juga menemukan beberapa peluru di dalam tas Rustawi,&quot; jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memperoleh notifikasi dari Pemerintah Brunei Darusalam mengenai penahanan tiga warga negara Indonesia (WNI) pada 2 Mei 2015.

Mereka adalah dua pria dan satu perempuan yang ditangkap oleh Kepolisian di Bandara Internasional Brunei. Penahanan dilakukan karena ketiga WNI tersebut membawa barang-barang yang mencurigakan.

Mereka dalam perjalanan dari Surabaya menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk melaksanakan umrah menggunakan penerbangan Royal Brunei.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8yNi8yMi82MDM2Ni80MTM1MjE2NzA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
SURABAYA &amp;ndash; Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf menyatakan saat ini pihak mabes Polri telah mengirim Densus 88 ke Brunei Darussalam pasca-penangkapan Rustawi Tomo, warga Malang, Jawa Timur. Rustawi ini ditangkap oleh otoritas Brunei Darussalam karena kedapatan membawa bahan peledak.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/09/16/16300/101924_medium.jpg&quot; alt=&quot;Densus Geledah Kos Terduga ISIS&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Densus 88 Mabes Polri sudah diberangkatkan ke Brunei Darussalam untuk melakukan penyelidikkan apakah ada kaitannya dengan teroris atau tidak. Sebab yang diamankan adalah bahan peledak,&quot; kata Kapolda Jatim kepada Wartawan, Rabu (6/5/2015).

Anas menjelaskan, Rustawi diketahui berangkat bersama istrinya bersama rombongan Umroh bersama 69 orang lainyya dari Bandara International Juanda Surabaya di Sidoarjo, Kamis (2/5/2015). Dari 69 orang tersebut, 23 di antaranya berasal dari Pasuruan, Bangkalan dan beberaoa daerah lainnya melalui travel umroh Al Aqso di Malang.

Kata Kapolda, saat berangkat dari Bandara Juanda, memang tidak terdeteksi membawa barang berbahaya. Namun, saat transit di Bandara Brunei Darussalam, petugas bandara tersebut terdeteksi membawa bom ikan dan beberapa peluru.

&quot;Informasi yang diterima, bentuknya mirip bom ikan atau bondet. Tetapi petugas juga menemukan beberapa peluru di dalam tas Rustawi,&quot; jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memperoleh notifikasi dari Pemerintah Brunei Darusalam mengenai penahanan tiga warga negara Indonesia (WNI) pada 2 Mei 2015.

Mereka adalah dua pria dan satu perempuan yang ditangkap oleh Kepolisian di Bandara Internasional Brunei. Penahanan dilakukan karena ketiga WNI tersebut membawa barang-barang yang mencurigakan.

Mereka dalam perjalanan dari Surabaya menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk melaksanakan umrah menggunakan penerbangan Royal Brunei.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wMy8yNi8yMi82MDM2Ni80MTM1MjE2NzA5MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
