<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban Klaim Penembakan Helikopter di Pakistan</title><description>Kelompok Taliban mengklaim bertanggung jawab atas penembakan helikopter di Gilgit, Pakistan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan"/><item><title>Taliban Klaim Penembakan Helikopter di Pakistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2015 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Pamela Sarnia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan-0PPU9l4wUX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nawaz Sharif (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/08/18/1146769/taliban-klaim-penembakan-helikopter-di-pakistan-0PPU9l4wUX.jpg</image><title>Nawaz Sharif (Foto: AP)</title></images><description>
ISLAMABAD - Kelompok Taliban mengklaim bertanggung jawab atas penembakan helikopter di Gilgit, Pakistan, yang menewaskan enam orang, termasuk istri dari Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Pakistan Heri Listyawati. Taliban mengatakan, target mereka sesungguhnya Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif.
&quot;Helikopter tersebut ditembak jatuh dengan misil anti-pesawat udara, membunuh pilot dan para dubes asing,&quot; kata Juru Bicara Taliban Muhammad Khorasani dalam pernyataanya melalui e-mail, seperti diberitakan New Indian Express, Jumat (8/5/2015).
Khorasani menambahkan, kelompok khusus Tehreek-e-Taliban Pakistan sudah membuat rencana khusus untuk menyerang Nawaz Sharif saat ia melakukan kunjungan. Namun, dia selamat karena dia sedang dalam perjalanan dengan helikopter lain.
Pemerintah Pakistan belum menanggapi pernyataan Taliban tersbut. Menteri Pertahan Pakistan mengatakan, mereka sedang menginvestigasi penyebab kecelakaan.
Dalam pernyataan sebelumnya, pegawai Nawaz Sharif mengatakan, PM Pakistan itu berada dalam pesawat, bukan helikopter, dalam perjalanan menuju Gilgit saat serangan terjadi. Tapi, dia terbang kembali ke Islamabad setelah berita kecelakaan itu mencuat.
Sebelumnya, Sharif berencana menghadiri acara inaugurasi proyek resor ski di Lembah Naltar.
Helikopter yang jatuh tersebut adalah satu dari tiga helikopter yang membawa delegasi beberapa negara yang akan menginspeksi proyek tersebut dalam kunjungan tiga hari ke Gilgit. Mereka berencana untuk bertemu dengan Sharif di Gilgit.
</description><content:encoded>
ISLAMABAD - Kelompok Taliban mengklaim bertanggung jawab atas penembakan helikopter di Gilgit, Pakistan, yang menewaskan enam orang, termasuk istri dari Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Pakistan Heri Listyawati. Taliban mengatakan, target mereka sesungguhnya Perdana Menteri (PM) Pakistan Nawaz Sharif.
&quot;Helikopter tersebut ditembak jatuh dengan misil anti-pesawat udara, membunuh pilot dan para dubes asing,&quot; kata Juru Bicara Taliban Muhammad Khorasani dalam pernyataanya melalui e-mail, seperti diberitakan New Indian Express, Jumat (8/5/2015).
Khorasani menambahkan, kelompok khusus Tehreek-e-Taliban Pakistan sudah membuat rencana khusus untuk menyerang Nawaz Sharif saat ia melakukan kunjungan. Namun, dia selamat karena dia sedang dalam perjalanan dengan helikopter lain.
Pemerintah Pakistan belum menanggapi pernyataan Taliban tersbut. Menteri Pertahan Pakistan mengatakan, mereka sedang menginvestigasi penyebab kecelakaan.
Dalam pernyataan sebelumnya, pegawai Nawaz Sharif mengatakan, PM Pakistan itu berada dalam pesawat, bukan helikopter, dalam perjalanan menuju Gilgit saat serangan terjadi. Tapi, dia terbang kembali ke Islamabad setelah berita kecelakaan itu mencuat.
Sebelumnya, Sharif berencana menghadiri acara inaugurasi proyek resor ski di Lembah Naltar.
Helikopter yang jatuh tersebut adalah satu dari tiga helikopter yang membawa delegasi beberapa negara yang akan menginspeksi proyek tersebut dalam kunjungan tiga hari ke Gilgit. Mereka berencana untuk bertemu dengan Sharif di Gilgit.
</content:encoded></item></channel></rss>
