<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenglot Berambut Putih Keluarkan Bau Anyir</title><description>Pertama kali ditemukan, jenglot berambut putih mengeluarkan bau anyir seperti bau darah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir"/><item><title>Jenglot Berambut Putih Keluarkan Bau Anyir</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2015 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir-VfMwPSTa4I.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/08/340/1146858/jenglot-berambut-putih-keluarkan-bau-anyir-VfMwPSTa4I.JPG</image><title></title></images><description>SURABAYA - Pertama kali ditemukan, jenglot berambut putih mengeluarkan bau anyir seperti bau darah. Lokasi penemuan jenglot ini berada tak jauh di kawasan Punden (tempat keramat) di pemakaman umum Kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Penemu jenglot, Sugiono mengatakan, penemuan itu bermula ketika mengantarkan ke pemakanam salah satu tetangganya yang meninggal, yakni Kaspari. &quot;Sepulang saya kerja tiba-tiba saja kata hati saya kok ada yang menyuruh ke makam terlebih dulu, dan saya ke sana dulu sambil duduk-duduk menyiapkan peralatan dan pemakaman sekaligus takziah,&quot; kata pria yang berprofesi sebagai sopir angkot di Surabaya itu, Jumat (8/5/2015).
Di samping pemakaman umum itu ada makam sesepuh desa yakni Mbah Ibu Zakariah. Konon makam ini yang disebut punden oleh warga sekitar dan dikeramatkan. Bahkan, berdasarkan cerita turun temurun Mbah Ibu Zakariah merupakan orang linuwih keturunan dari Gresik.  Di sekitar tempat itulah Sugiono menemukan Jenglot ini.
Waktu menemukan Jenglot berambut putih ini, Sugiono sempat merinding. Terlebih lagi, sempat terciup bau anyir darah. Hingga akhirnya, Jenglot tersebut langsung diserahkan kepada Takmir Masjid Al Istiqomah.
&quot;Waktu itu ya merinding. Saya sempat mencium bau anyir dan langsung saya serahkan ke Pengurus Takmir Masjid,&quot; katanya. Sugiono mengaku tidak ada firasat apapun sebelum menemukan Jenglot berambut putih itu. Hanya saja, saat berangkat ke makam itu seperti ada yang menuntun untuk menuju kearah penemuan Jenglot tersebut.</description><content:encoded>SURABAYA - Pertama kali ditemukan, jenglot berambut putih mengeluarkan bau anyir seperti bau darah. Lokasi penemuan jenglot ini berada tak jauh di kawasan Punden (tempat keramat) di pemakaman umum Kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Penemu jenglot, Sugiono mengatakan, penemuan itu bermula ketika mengantarkan ke pemakanam salah satu tetangganya yang meninggal, yakni Kaspari. &quot;Sepulang saya kerja tiba-tiba saja kata hati saya kok ada yang menyuruh ke makam terlebih dulu, dan saya ke sana dulu sambil duduk-duduk menyiapkan peralatan dan pemakaman sekaligus takziah,&quot; kata pria yang berprofesi sebagai sopir angkot di Surabaya itu, Jumat (8/5/2015).
Di samping pemakaman umum itu ada makam sesepuh desa yakni Mbah Ibu Zakariah. Konon makam ini yang disebut punden oleh warga sekitar dan dikeramatkan. Bahkan, berdasarkan cerita turun temurun Mbah Ibu Zakariah merupakan orang linuwih keturunan dari Gresik.  Di sekitar tempat itulah Sugiono menemukan Jenglot ini.
Waktu menemukan Jenglot berambut putih ini, Sugiono sempat merinding. Terlebih lagi, sempat terciup bau anyir darah. Hingga akhirnya, Jenglot tersebut langsung diserahkan kepada Takmir Masjid Al Istiqomah.
&quot;Waktu itu ya merinding. Saya sempat mencium bau anyir dan langsung saya serahkan ke Pengurus Takmir Masjid,&quot; katanya. Sugiono mengaku tidak ada firasat apapun sebelum menemukan Jenglot berambut putih itu. Hanya saja, saat berangkat ke makam itu seperti ada yang menuntun untuk menuju kearah penemuan Jenglot tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
