<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sita Lima Kapal Terkait Benjina</title><description>Kapal tersebut diduga sebagai lokasi perbudakan dan penyekapan ABK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/12/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/12/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina"/><item><title>Polisi Sita Lima Kapal Terkait Benjina</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/12/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/12/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2015 01:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ahlan Farki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/11/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina-iKrNZscTh8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Sita Lima Kapal Terkait Benjina (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/11/337/1148251/polisi-sita-lima-kapal-terkait-benjina-iKrNZscTh8.jpg</image><title>Polisi Sita Lima Kapal Terkait Benjina (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>

JAKARTA -  Aparat kepolisian menyita lima kapal besar terkait dugaan kasus perbudakan di Kapal Benjina. Kelima kapal tersebut diduga kuat menjadi tempat perbudakan dan penyekapan para anak buah kapal (ABK).
&amp;ldquo;Kita sudah menahan lima kapal besar tetapi tidak mungkin kita tarik ke sini dan sudah kita potret juga untuk barang bukti,&quot; kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Budi Waseso di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

Mantan Kapolda Gorontalo itu menambahkan, selain kapal, juga menahan salah seorang tersangka utama yang diduga terlibat dalam kasus perbudakan. Namun, ia enggan menjelaskan lebih rinci tersangka yang dimaksud.
&quot;Pelaku utamanya (kasus Benjina). Satu orang sudah kami tahan,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/05/08/9862/61461_medium.jpg&quot; alt=&quot;Korban Perbudakan Angkat Bicara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Budi mengatakan, kemungkinan orang yang tertangkap itu berperan sebagai pembeli atau perekrut para ABK yang dijadikan budak. Kata dia, hasil lengkap penyidikan terhadap kasus tersebut nanti disampaikan ke publik.
&quot;Pokoknya nanti akan dirilis lengkap. Sabar dulu anggota saya di sana masih dalam pengembangan penyidik,&quot; tegasnya.
Polisi bintang tiga itu menyatakan, pelaku utama tersebut merupakan warga negara Indonesia, dan sebagian besar orang yang dijadikan ABK olehnya berasal dari luar Negri.
&quot;Tugas dia merekrut ABK,&quot; tandasnya.



</description><content:encoded>

JAKARTA -  Aparat kepolisian menyita lima kapal besar terkait dugaan kasus perbudakan di Kapal Benjina. Kelima kapal tersebut diduga kuat menjadi tempat perbudakan dan penyekapan para anak buah kapal (ABK).
&amp;ldquo;Kita sudah menahan lima kapal besar tetapi tidak mungkin kita tarik ke sini dan sudah kita potret juga untuk barang bukti,&quot; kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Budi Waseso di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

Mantan Kapolda Gorontalo itu menambahkan, selain kapal, juga menahan salah seorang tersangka utama yang diduga terlibat dalam kasus perbudakan. Namun, ia enggan menjelaskan lebih rinci tersangka yang dimaksud.
&quot;Pelaku utamanya (kasus Benjina). Satu orang sudah kami tahan,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/05/08/9862/61461_medium.jpg&quot; alt=&quot;Korban Perbudakan Angkat Bicara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Budi mengatakan, kemungkinan orang yang tertangkap itu berperan sebagai pembeli atau perekrut para ABK yang dijadikan budak. Kata dia, hasil lengkap penyidikan terhadap kasus tersebut nanti disampaikan ke publik.
&quot;Pokoknya nanti akan dirilis lengkap. Sabar dulu anggota saya di sana masih dalam pengembangan penyidik,&quot; tegasnya.
Polisi bintang tiga itu menyatakan, pelaku utama tersebut merupakan warga negara Indonesia, dan sebagian besar orang yang dijadikan ABK olehnya berasal dari luar Negri.
&quot;Tugas dia merekrut ABK,&quot; tandasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
