<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Senjata Berencana Tuntut Pemerintah Jerman</title><description>Tidak terima, perusahaan senjata itu pun berencana menuntut Pemerintah Jerman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman"/><item><title>Perusahaan Senjata Berencana Tuntut Pemerintah Jerman</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2015 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Mujiraharja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman-ktL6D0WpBW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Senjata G36. (foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/13/18/1149156/perusahaan-senjata-berencana-tuntut-pemerintah-jerman-ktL6D0WpBW.jpg</image><title>Senjata G36. (foto: Reuters)</title></images><description>
BERLIN &amp;ndash; Pemerintah Jerman mengkritik senjata buatan perusahaan Heckler and Koch. Tidak terima, perusahaan senjata itu pun berencana menuntut Pemerintah Jerman.

Heckler and Koch (HK) merupakan perusahaan yang membuat senjata HK416. Senjata itu digunakan untuk membunuh pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Selain HK416, perusahaan tersebut juga membuat senjata G36 yang digunakan militer di seluruh dunia.

Sejak HK memproduksi G36 pada 1977, perusahaan itu mengirim hampir 180.000 senjata ke pasukan Jerman. Namun, Pemerintah Jerman kecewa dengan senjata buatan perusahaan HK karena tembakannya dianggap tidak tepat sasaran.

&amp;ldquo;Senjata jenis ini tidak memiliki masa depan di pasukan bersenjata Jerman,&amp;rdquo; kata Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen, pada April 2015.

HK menegaskan tidak ada yang salah dengan senjata G36. HK sendiri sudah menyuplai senjata ke militer selama 20 tahun. Eksekutif HK pun berniat membawa kasus ini ke jalur hukum untuk melawan pemerintah.

&amp;ldquo;Kami yakin ada semacam kampanye melawan kami,&amp;rdquo; kata Andreas Heeschen, seorang investor asal Jerman yang membeli saham perusahaan dari British Aerospace pada 2002, seperti diberitakan Sputniknews, Rabu (13/5/2015).

Dia pun bingung kenapa negara lain tidak ada yang memberikan komplain yang sama seperti Pemerintah Jerman.
</description><content:encoded>
BERLIN &amp;ndash; Pemerintah Jerman mengkritik senjata buatan perusahaan Heckler and Koch. Tidak terima, perusahaan senjata itu pun berencana menuntut Pemerintah Jerman.

Heckler and Koch (HK) merupakan perusahaan yang membuat senjata HK416. Senjata itu digunakan untuk membunuh pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Selain HK416, perusahaan tersebut juga membuat senjata G36 yang digunakan militer di seluruh dunia.

Sejak HK memproduksi G36 pada 1977, perusahaan itu mengirim hampir 180.000 senjata ke pasukan Jerman. Namun, Pemerintah Jerman kecewa dengan senjata buatan perusahaan HK karena tembakannya dianggap tidak tepat sasaran.

&amp;ldquo;Senjata jenis ini tidak memiliki masa depan di pasukan bersenjata Jerman,&amp;rdquo; kata Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen, pada April 2015.

HK menegaskan tidak ada yang salah dengan senjata G36. HK sendiri sudah menyuplai senjata ke militer selama 20 tahun. Eksekutif HK pun berniat membawa kasus ini ke jalur hukum untuk melawan pemerintah.

&amp;ldquo;Kami yakin ada semacam kampanye melawan kami,&amp;rdquo; kata Andreas Heeschen, seorang investor asal Jerman yang membeli saham perusahaan dari British Aerospace pada 2002, seperti diberitakan Sputniknews, Rabu (13/5/2015).

Dia pun bingung kenapa negara lain tidak ada yang memberikan komplain yang sama seperti Pemerintah Jerman.
</content:encoded></item></channel></rss>
