<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Kecewa Sikap Vatikan</title><description>Pemerintah Israel mengecam sikap Vatikan yang mengakui kemerdekaan Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan"/><item><title>Israel Kecewa Sikap Vatikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2015 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan-24biAzAnBo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiscus (Kiri) &amp; Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Kanan) (Foto:Times of Israel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/14/18/1149592/israel-kecewa-sikap-vatikan-24biAzAnBo.jpg</image><title>Paus Fransiscus (Kiri) &amp; Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Kanan) (Foto:Times of Israel)</title></images><description>
TEL AVIV &amp;ndash; Pemerintah Israel mengecam sikap Vatikan yang mengakui kemerdekaan Palestina, Israel menilai sikap Vatikan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah di Timur Tengah.

&amp;ldquo;Kami sangat kecewa dengan sikap Vatikan, pengakuan ini akan mempersulit Palestina untuk kembali ke meja perundingan,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon, seperti dilansir The Times of Israel, Kamis (14/5/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/16/18113/112998_medium.jpg&quot; alt=&quot;Paus Fransiskus Pimpin Misa Di Manila&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Isarel akan mengkaji kembali hubungan diplomatiknya dengan Vatikan, hal ini dikarenakan Vatikan memiliki peran sebagai sebagai pusat umat Katolik sedunia.

&amp;ldquo;Israel akan mengkaji ulang semua perjanjian dengan Vatikan,&amp;rdquo; tambahnya.

Sebelumnya, Vatikan secara resmi mengakui kemerdekaan Palestina pada Rabu 13 Mei, ini merupakan pernyataan resmi dari negeri tersebut.

Juru Bicara Vatikan mengatakan, dalam waktu dekat Paus Fransiscus I akan mengirimkan duta besarnya kepada otoritas Palestina di Kota Ramallah.

Hal ini merupakan hasil dari kunjungan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, ke Vatikan untuk bertemu dengan Paus Fransiscus I dan membahas kerjasama antarkedua negara. Kunjungan itu terjadi pada pekan lalu.

Paus Fransiscus I sendiri memiliki perhatian terhadap konflik di Palestina, hal itu disebabkan di wilayah tersebut merupakan tempat suci bagi umat Katolik sedunia, khususnya di Kota Yerusalem dan Betlehem.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxMy8xMi8xMi8xMC81MTMzMA==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</description><content:encoded>
TEL AVIV &amp;ndash; Pemerintah Israel mengecam sikap Vatikan yang mengakui kemerdekaan Palestina, Israel menilai sikap Vatikan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah di Timur Tengah.

&amp;ldquo;Kami sangat kecewa dengan sikap Vatikan, pengakuan ini akan mempersulit Palestina untuk kembali ke meja perundingan,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon, seperti dilansir The Times of Israel, Kamis (14/5/2015).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/01/16/18113/112998_medium.jpg&quot; alt=&quot;Paus Fransiskus Pimpin Misa Di Manila&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Isarel akan mengkaji kembali hubungan diplomatiknya dengan Vatikan, hal ini dikarenakan Vatikan memiliki peran sebagai sebagai pusat umat Katolik sedunia.

&amp;ldquo;Israel akan mengkaji ulang semua perjanjian dengan Vatikan,&amp;rdquo; tambahnya.

Sebelumnya, Vatikan secara resmi mengakui kemerdekaan Palestina pada Rabu 13 Mei, ini merupakan pernyataan resmi dari negeri tersebut.

Juru Bicara Vatikan mengatakan, dalam waktu dekat Paus Fransiscus I akan mengirimkan duta besarnya kepada otoritas Palestina di Kota Ramallah.

Hal ini merupakan hasil dari kunjungan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, ke Vatikan untuk bertemu dengan Paus Fransiscus I dan membahas kerjasama antarkedua negara. Kunjungan itu terjadi pada pekan lalu.

Paus Fransiscus I sendiri memiliki perhatian terhadap konflik di Palestina, hal itu disebabkan di wilayah tersebut merupakan tempat suci bagi umat Katolik sedunia, khususnya di Kota Yerusalem dan Betlehem.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxMy8xMi8xMi8xMC81MTMzMA==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

</content:encoded></item></channel></rss>
