<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prostitusi Merajalela, Sosiolog: Istri Harus Awasi Suami</title><description>Para istri harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap suami agar tidak terlibat dalam praktik pelacuran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/14/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/14/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami"/><item><title>Prostitusi Merajalela, Sosiolog: Istri Harus Awasi Suami</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/14/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/14/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2015 06:35 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/13/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami-v6lMeqplYA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prostitusi Merajalela, Sosiolog: Istri Harus Awasi Suami (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/13/338/1149476/prostitusi-merajalela-sosiolog-istri-harus-awasi-suami-v6lMeqplYA.jpg</image><title>Prostitusi Merajalela, Sosiolog: Istri Harus Awasi Suami (Foto: Ilustrasi)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Maraknya praktik prostitusi di Tanah Air, bukan berarti tak ada cara untuk memberantas atau minimal meminimalisirnya.
Sosiolog asal Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar mengatakan, cara yang bisa dilakukan ada memperkuat keintiman di dalam keluarga. Mengingat mereka yang kerap &amp;ldquo;bermain&amp;rdquo; di dunia esek-esek ini adalah yang sudah berkeluarga.
&amp;ldquo;Istri harus bisa menjaga suami supaya tidak terlibat permainan pelacuran,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Rabu (13/5/2015).
Kemudian, disosialisasikan pula terkait dampaknya yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti HIV AIDS. Apalagi, yang bakal menjadi korban nantinya adalah perempuan, untuk itu istri harus bisa lebih waspada.
Selain itu, harus ada payung hukum yang kuat dan mengikat. Bukan hanya kepada perempuan tetapi juga terhadap laki-laki. Musni melihat, saat ini payung hukum yang ada di Indonesia yang sangat lemah, padahal bila praktik pelacuran ini di biarkan  bisa sangat berbahaya.
&amp;ldquo;Selain itu, harus semakin meningkatkan pembinaan keagamaan, ketaqwaan, keimanan di masyarakat. Menurut saya pemerintah harus terlibat bukan berarti mengurusi masalah itu, tetapi pemerintah punya aparat dan punya uang jadi tidak ada pilihan pemerintah harus terlibat dalam rangka pembangunan keluarga yang di situ meningkatkan kualitas supaya itu semakin kecil,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNS8xMS82LzYxNDIxLzQyMjg4Mzg4MDcwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Maraknya praktik prostitusi di Tanah Air, bukan berarti tak ada cara untuk memberantas atau minimal meminimalisirnya.
Sosiolog asal Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar mengatakan, cara yang bisa dilakukan ada memperkuat keintiman di dalam keluarga. Mengingat mereka yang kerap &amp;ldquo;bermain&amp;rdquo; di dunia esek-esek ini adalah yang sudah berkeluarga.
&amp;ldquo;Istri harus bisa menjaga suami supaya tidak terlibat permainan pelacuran,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Rabu (13/5/2015).
Kemudian, disosialisasikan pula terkait dampaknya yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya seperti HIV AIDS. Apalagi, yang bakal menjadi korban nantinya adalah perempuan, untuk itu istri harus bisa lebih waspada.
Selain itu, harus ada payung hukum yang kuat dan mengikat. Bukan hanya kepada perempuan tetapi juga terhadap laki-laki. Musni melihat, saat ini payung hukum yang ada di Indonesia yang sangat lemah, padahal bila praktik pelacuran ini di biarkan  bisa sangat berbahaya.
&amp;ldquo;Selain itu, harus semakin meningkatkan pembinaan keagamaan, ketaqwaan, keimanan di masyarakat. Menurut saya pemerintah harus terlibat bukan berarti mengurusi masalah itu, tetapi pemerintah punya aparat dan punya uang jadi tidak ada pilihan pemerintah harus terlibat dalam rangka pembangunan keluarga yang di situ meningkatkan kualitas supaya itu semakin kecil,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNS8wNS8xMS82LzYxNDIxLzQyMjg4Mzg4MDcwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
