<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Penelantar Anak Ternyata Dosen STT Muhammadiyah</title><description>Tini menambahkan, kejadian penelantaran itu terjadi sejak pasangan Utomo  dan Nurindra Sari mengkontrak rumah bernomor 37 sejak setahun lalu</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-stt-muhammadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-stt-muhammadiyah"/><item><title>Ayah Penelantar Anak Ternyata Dosen STT Muhammadiyah</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-stt-muhammadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-stt-muhammadiyah</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2015 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-di-stt-muhammadiyah-OsKaioNQfE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayah penelantar lima anaknya (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/15/338/1150257/ayah-penelantar-anak-ternyata-dosen-di-stt-muhammadiyah-OsKaioNQfE.jpg</image><title>Ayah penelantar lima anaknya (Foto: istimewa)</title></images><description>
BEKASI - Salah seorang tetangga Pasutri penelantar lima anak di perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi, Tini Agustini (50) memastikan Utomo Purnomo bekerja sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Muhammadiyah,  Cileungsi.
&quot;Sudah dicek sama teman saya, iya kerja di STT Muhammadiyah,&quot; jelas Tini di lokasi, Jumat (15/5/2015).
Tini menambahkan, kejadian penelantaran itu terjadi sejak pasangan Utomo dan Nurindra Sari mengontrak rumah bernomor 37 sejak setahun lalu. Bahkan, warga harus sembunyi-sembunyi jika ingin membantu AD (8) yang dibiarkan di luar rumah. &quot;Pernah dikasih makan sama warga, sama ibunya dibuang, bajunya juga sudah lecek,&quot; imbuhnya.
Dia juga prihatin atas peristiwa yang menimpa kelima anak pasangan Utomo dan Sari tersebut. Padahal pelaku tergolong orang berpendidikan. &quot;Ya bagaimana lagi, gelarnya magister management (MM),&quot; tukasnya.
Polisi sudah menetapkan pasangan tersebut sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 juta. (fmi)

</description><content:encoded>
BEKASI - Salah seorang tetangga Pasutri penelantar lima anak di perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi, Tini Agustini (50) memastikan Utomo Purnomo bekerja sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Muhammadiyah,  Cileungsi.
&quot;Sudah dicek sama teman saya, iya kerja di STT Muhammadiyah,&quot; jelas Tini di lokasi, Jumat (15/5/2015).
Tini menambahkan, kejadian penelantaran itu terjadi sejak pasangan Utomo dan Nurindra Sari mengontrak rumah bernomor 37 sejak setahun lalu. Bahkan, warga harus sembunyi-sembunyi jika ingin membantu AD (8) yang dibiarkan di luar rumah. &quot;Pernah dikasih makan sama warga, sama ibunya dibuang, bajunya juga sudah lecek,&quot; imbuhnya.
Dia juga prihatin atas peristiwa yang menimpa kelima anak pasangan Utomo dan Sari tersebut. Padahal pelaku tergolong orang berpendidikan. &quot;Ya bagaimana lagi, gelarnya magister management (MM),&quot; tukasnya.
Polisi sudah menetapkan pasangan tersebut sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 juta. (fmi)

</content:encoded></item></channel></rss>
