<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Penelantaran Anak, Ortu Harus Direhab Mental &amp; Jiwa</title><description>Pemerintah diminta DPR membangun pusat rehabilitasi mental dan jiwa ortu, untuk cegah kasus penelantaran anak terjadi lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa"/><item><title>Kasus Penelantaran Anak, Ortu Harus Direhab Mental &amp; Jiwa</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa</guid><pubDate>Minggu 17 Mei 2015 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa-iz5dCklggl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/17/338/1150993/kasus-penelantaran-anak-ortu-harus-direhab-mental-jiwa-iz5dCklggl.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Seorang orangtua yang notabene harusnya menyayangi anak kandungnya, malah berbanding terbalik, dengan sengaja menelantarkan anak-anak mereka.
Inilah potret yang terjadi di Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua, Blok E, di mana  pasangan suami-istri (pasutri) Utomo Purnomo dan Nurindria Sari, tega menelantarkan lima orang anak kandung mereka.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak, dibantu oleh Komite Perlindungan anak indonesia (KPAI), harus melakukan pertolongan pertama terhadap anak-anak terlantar, atas biaya hidup mereka sehari-hari. Karena anak terlantar di Indonesia jumlahnya sangat banyak.
&quot;Pemerintah perlu membangun pusat rehabilitasi mental dan jiwa terhadap orangtua, pasangan suami-istri, atau para bapak, para ibu yang menelantarkan anaknya. Karena ini fenomena yang jamak terjadi di masyarakat,&quot; ujar Khatibul kepada Okezone di Jakarta, Minggu (17/5/2015).
Sekertaris Fraksi Partai Demokrat di MPR tersebut menambahkan,  tuntunan dan ajaran agama harus diajarkan sejak dini sejak kecil, diajarkan, dan diamalkan oleh semua. Sehingga paham tentang kewajiban seseorang orang tua terhadap anaknya dan keturunannya dijalankan dengan penuh kasih sayang.
Pemerintah dikatakannya, juga harus memahami secara pasti peta demografis warga negara, sehingga mengetahui dengan pasti unit-unit keluarga yang tidak mampu, sehingga pemerintah mampu mengatasi kemiskinan warganya.
&quot;Sudah saatnya masyarakat, khususnya pasangan suami-istri menyadari dan menjalankan program keluarga berencana dengan dua anak cukup. Laki-perempuan sama saja. Pemerintah pun harus terus menggalakkannya,&quot; tuntasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Seorang orangtua yang notabene harusnya menyayangi anak kandungnya, malah berbanding terbalik, dengan sengaja menelantarkan anak-anak mereka.
Inilah potret yang terjadi di Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua, Blok E, di mana  pasangan suami-istri (pasutri) Utomo Purnomo dan Nurindria Sari, tega menelantarkan lima orang anak kandung mereka.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak, dibantu oleh Komite Perlindungan anak indonesia (KPAI), harus melakukan pertolongan pertama terhadap anak-anak terlantar, atas biaya hidup mereka sehari-hari. Karena anak terlantar di Indonesia jumlahnya sangat banyak.
&quot;Pemerintah perlu membangun pusat rehabilitasi mental dan jiwa terhadap orangtua, pasangan suami-istri, atau para bapak, para ibu yang menelantarkan anaknya. Karena ini fenomena yang jamak terjadi di masyarakat,&quot; ujar Khatibul kepada Okezone di Jakarta, Minggu (17/5/2015).
Sekertaris Fraksi Partai Demokrat di MPR tersebut menambahkan,  tuntunan dan ajaran agama harus diajarkan sejak dini sejak kecil, diajarkan, dan diamalkan oleh semua. Sehingga paham tentang kewajiban seseorang orang tua terhadap anaknya dan keturunannya dijalankan dengan penuh kasih sayang.
Pemerintah dikatakannya, juga harus memahami secara pasti peta demografis warga negara, sehingga mengetahui dengan pasti unit-unit keluarga yang tidak mampu, sehingga pemerintah mampu mengatasi kemiskinan warganya.
&quot;Sudah saatnya masyarakat, khususnya pasangan suami-istri menyadari dan menjalankan program keluarga berencana dengan dua anak cukup. Laki-perempuan sama saja. Pemerintah pun harus terus menggalakkannya,&quot; tuntasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
