<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waria Kritis Ditikam Tiga Pria</title><description>Waria malang bernama Aris Kriting ini tersungkur usai ditikam pisau beberapa kali oleh orang tak dikenal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria"/><item><title>Waria Kritis Ditikam Tiga Pria</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2015 02:18 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria-rmMB3xw1XC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waria Kritis Ditikam Tiga Pria (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/22/340/1153399/waria-kritis-ditikam-tiga-pria-rmMB3xw1XC.jpg</image><title>Waria Kritis Ditikam Tiga Pria (Foto: Ilustrasi)</title></images><description> 
PEKANBARU - Seorang wanita pria (Waria) Aris Kriting, warga Jalan Cipta Karya, Gang Paus, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, kritis akibat ditikam orang tidak dikenal.  Waria berusia sekira 30 tahun ini langsung dilarikan ke rumah sakit.

Aris mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya. Polisi memperkirakan penusuk Aris Kriting berjumlah tiga orang. Namun, polisi sampai saat ini belum bisa mendeteksi para pelaku dan belum bisa mengungkap apa motifnya.


&quot;Dari lokasi, kita menemukan barang bukti sebilah pisau yang diduga untuk menusuk korban,&quot; ucap Kanit Reskrim Polsek Tampan Pekanbaru AKP Herman Pelani, Kamis (21/5/2015).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aksi penikaman oleh orang tidak dikenal ini terjadi Kamis dini hari.  Saat itu, Aris baru pulang ke rumahnya tiba-tiba dihadang oleh tiga pelaku. Sempat terjadi pembicaraan antara Aris dan tiga pemuda itu.

Namun, tidak berselang lama, pelaku langsung menyerang korban dengan pisau beberapa kali. Korbanpun langsung tersungkur bersimbah darah. Kejadian yang begitu cepat membuat warga tidak bisa berbuat banyak.
Warga segera melarikan korban ke Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru. Sementara, para pelaku menghilang di kegelapan malam usai menikam korban.

&quot;Dengan adanya barang bukti pisau dan keterangan sejumlah saksi ini menjadi petunjuk agar segera menangkap pelakunya,&quot; ujarnya.


</description><content:encoded> 
PEKANBARU - Seorang wanita pria (Waria) Aris Kriting, warga Jalan Cipta Karya, Gang Paus, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, kritis akibat ditikam orang tidak dikenal.  Waria berusia sekira 30 tahun ini langsung dilarikan ke rumah sakit.

Aris mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya. Polisi memperkirakan penusuk Aris Kriting berjumlah tiga orang. Namun, polisi sampai saat ini belum bisa mendeteksi para pelaku dan belum bisa mengungkap apa motifnya.


&quot;Dari lokasi, kita menemukan barang bukti sebilah pisau yang diduga untuk menusuk korban,&quot; ucap Kanit Reskrim Polsek Tampan Pekanbaru AKP Herman Pelani, Kamis (21/5/2015).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aksi penikaman oleh orang tidak dikenal ini terjadi Kamis dini hari.  Saat itu, Aris baru pulang ke rumahnya tiba-tiba dihadang oleh tiga pelaku. Sempat terjadi pembicaraan antara Aris dan tiga pemuda itu.

Namun, tidak berselang lama, pelaku langsung menyerang korban dengan pisau beberapa kali. Korbanpun langsung tersungkur bersimbah darah. Kejadian yang begitu cepat membuat warga tidak bisa berbuat banyak.
Warga segera melarikan korban ke Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru. Sementara, para pelaku menghilang di kegelapan malam usai menikam korban.

&quot;Dengan adanya barang bukti pisau dan keterangan sejumlah saksi ini menjadi petunjuk agar segera menangkap pelakunya,&quot; ujarnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
