<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mesir Buka Perbatasan Jalur Gaza Selama Dua Hari</title><description>Pemerintah Mesir memutuskan untuk membuka pintu perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari"/><item><title>Mesir Buka Perbatasan Jalur Gaza Selama Dua Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari</guid><pubDate>Senin 25 Mei 2015 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari-cdBLOqyX9b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Mesir Sedang Berpatroli di Perbatasan Rafah (Foto:AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/25/18/1154886/mesir-buka-perbatasan-jalur-gaza-selama-dua-hari-cdBLOqyX9b.jpg</image><title>Tentara Mesir Sedang Berpatroli di Perbatasan Rafah (Foto:AFP)</title></images><description>
KAIRO &amp;ndash; Pemerintah Mesir memutuskan untuk membuka pintu perbatasan Rafah  yang menghubungkan Jalur Gaza. Pembukaan perbatasan Jalur Gaza itu dilakukan selama dua hari dan dimulai Selasa 26 Mei 2015.

Seperti dilansir Al Arabiya, Senin (25/5/2015), stasiun televisi Mesir mengumumkan kebijakan tersebut untuk menghalau masuknya barang-barang ilegal ke Jalur Gaza. Pintu perbatasan Rafah selalu ditutup oleh Pemerintah Mesir sejak Oktober 2014.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/05/16590/103524_medium.jpg&quot; alt=&quot;Idul Adha di Gaza&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Keputusan ini diambil setelah mendengar laporan mengenai banyaknya barang ilegal, baik yang masuk maupun yang keluar dari Jalur Gaza. Selain itu juga karena meningkatnya ketegangan politik di Mesir yang menyebabkan pemerintah khawatir banyaknya militan masuk ke Negeri Piramida tersebut.

Sebelumnya, Bank Dunia telah meminta Mesir agar mau membuka pintu perbatasan Rafah. Hal ini dikarenakan memburuknya situasi perekonomian di Jalur Gaza yang ditandai dengan tingginya angka pengangguran di wilayah tersebut.

Selain itu, barang-barang yang masuk ke Jalur Gaza diharapkan dapat menggairahkan sektor perekonomian di sana.

Mesir dan Israel sepakat untuk menutup pintu perbatasan Rafah sebagai bentuk protes kemenangan Hamas di wilayah tersebut. Selain itu, Mesir khawatir militan Hamas dapat masuk ke negaranya karena memiliki hubungan yang erat dengan Ikhwanul Muslimin.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wOC8xNC8yMi81NDcyNQ==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>
KAIRO &amp;ndash; Pemerintah Mesir memutuskan untuk membuka pintu perbatasan Rafah  yang menghubungkan Jalur Gaza. Pembukaan perbatasan Jalur Gaza itu dilakukan selama dua hari dan dimulai Selasa 26 Mei 2015.

Seperti dilansir Al Arabiya, Senin (25/5/2015), stasiun televisi Mesir mengumumkan kebijakan tersebut untuk menghalau masuknya barang-barang ilegal ke Jalur Gaza. Pintu perbatasan Rafah selalu ditutup oleh Pemerintah Mesir sejak Oktober 2014.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/05/16590/103524_medium.jpg&quot; alt=&quot;Idul Adha di Gaza&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Keputusan ini diambil setelah mendengar laporan mengenai banyaknya barang ilegal, baik yang masuk maupun yang keluar dari Jalur Gaza. Selain itu juga karena meningkatnya ketegangan politik di Mesir yang menyebabkan pemerintah khawatir banyaknya militan masuk ke Negeri Piramida tersebut.

Sebelumnya, Bank Dunia telah meminta Mesir agar mau membuka pintu perbatasan Rafah. Hal ini dikarenakan memburuknya situasi perekonomian di Jalur Gaza yang ditandai dengan tingginya angka pengangguran di wilayah tersebut.

Selain itu, barang-barang yang masuk ke Jalur Gaza diharapkan dapat menggairahkan sektor perekonomian di sana.

Mesir dan Israel sepakat untuk menutup pintu perbatasan Rafah sebagai bentuk protes kemenangan Hamas di wilayah tersebut. Selain itu, Mesir khawatir militan Hamas dapat masuk ke negaranya karena memiliki hubungan yang erat dengan Ikhwanul Muslimin.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wOC8xNC8yMi81NDcyNQ==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
