<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Latihan Pertahanan Udara, Rusia Optimalkan Rudal S-300</title><description>Militer Rusia dilaporkan telah memulai latihan pertahanan udara besar-besaran, untuk optimalkan sistem pertahanan udara rudal S-300.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300"/><item><title>Latihan Pertahanan Udara, Rusia Optimalkan Rudal S-300</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2015 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jihad Dwidyasa </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300-TJOMLweT6Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sistem pertahanan udara rudal S-300 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/26/18/1155631/latihan-pertahanan-udara-rusia-optimalkan-rudal-s-300-TJOMLweT6Y.jpg</image><title>Sistem pertahanan udara rudal S-300 (Foto: Reuters)</title></images><description>
MOSKOW &amp;ndash; Rusia dilaporkan telah memulai latihan pertahanan udara secara besar-besaran di Gunung Ural, sebelah barat Siberia. Latihan perang itu melibatkan 12 ribu prajurit dan 250 pesawat tempur. Informasi tersebut diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia.
&amp;ldquo;Fokus dari latihan itu adalah untuk mengembangkan sistem komando dalam beberapa situasi di lapangan, serta mendirikan langkah-langkah keamanan penerbangan di daerah baru,&amp;rdquo; jelas pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia melalui laman resminya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/5/2015).
Latihan besar-besar tersebut bertujuan membantu militer Rusia dalam menghadapi latihan pertahanan udara yang lebih besar yang akan diadakan pada September 2015. Latihan itu dijuluki Tsentr 2015.
Latihan pertahanan udara besar-besaran yang dilakukan militer Rusia juga akan melibatkan bermacam alutsista dan sistem pertahanan udara mutakhir yang dimiliki Rusia.
Rudal S-300 dan S-400 akan dioptimalkan dalam latihan pertahanan udara berskala besar ini. Rudal udara S-300 memiliki jangkauan tembak hingga 200 kilometer. Rudal udara mutakhir itu juga memiliki kemampuan melacak dan menyerang beberapa target secara bersamaan.
Rudal udara S-300 milik Rusia merupakan salah satu senjata pertahanan udara paling ampuh di dunia. Pemerintah Rusia dilaporkan telah sepakat untuk menjual rudal S-300 kepada Pemerintah Iran.

</description><content:encoded>
MOSKOW &amp;ndash; Rusia dilaporkan telah memulai latihan pertahanan udara secara besar-besaran di Gunung Ural, sebelah barat Siberia. Latihan perang itu melibatkan 12 ribu prajurit dan 250 pesawat tempur. Informasi tersebut diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia.
&amp;ldquo;Fokus dari latihan itu adalah untuk mengembangkan sistem komando dalam beberapa situasi di lapangan, serta mendirikan langkah-langkah keamanan penerbangan di daerah baru,&amp;rdquo; jelas pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia melalui laman resminya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/5/2015).
Latihan besar-besar tersebut bertujuan membantu militer Rusia dalam menghadapi latihan pertahanan udara yang lebih besar yang akan diadakan pada September 2015. Latihan itu dijuluki Tsentr 2015.
Latihan pertahanan udara besar-besaran yang dilakukan militer Rusia juga akan melibatkan bermacam alutsista dan sistem pertahanan udara mutakhir yang dimiliki Rusia.
Rudal S-300 dan S-400 akan dioptimalkan dalam latihan pertahanan udara berskala besar ini. Rudal udara S-300 memiliki jangkauan tembak hingga 200 kilometer. Rudal udara mutakhir itu juga memiliki kemampuan melacak dan menyerang beberapa target secara bersamaan.
Rudal udara S-300 milik Rusia merupakan salah satu senjata pertahanan udara paling ampuh di dunia. Pemerintah Rusia dilaporkan telah sepakat untuk menjual rudal S-300 kepada Pemerintah Iran.

</content:encoded></item></channel></rss>
