<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Panas di India Ancam Eropa</title><description>
Suhu ekstrem masih terus terjadi di India. Akibatnya sebuah jalan raya di Kota New Delhi meleleh.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa"/><item><title>Gelombang Panas di India Ancam Eropa</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2015 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa-hXV5lJYw3k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebuah Jalan Meleleh Akibat Suhu Panas di India (Foto:Metro)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/28/18/1156943/gelombang-panas-di-india-ancam-eropa-hXV5lJYw3k.jpg</image><title>Sebuah Jalan Meleleh Akibat Suhu Panas di India (Foto:Metro)</title></images><description>
NEW DELHI &amp;ndash; Suhu ekstrem masih terus terjadi di India. Akibatnya sebuah jalan raya di Kota New Delhi meleleh.
Seperti dilansir Metro, Kamis (28/5/2015) rata-rata suhu India mencapai lebih dari 45 derajat Celcius, akibat suhu ekstrem ini lebih dari 1.150 orang meninggal dunia.
Para analis mengatakan sepanjang Januari hingga April 2015, suhu rata-rata di seluruh dunia telah meningkat 0,68 derajat Celsius dari angka normal. Kondisi ini menahbiskan 2015 sebagai tahun terpanas sepanjang abad ke-21.
Ahli meteorologi mengatakan suhu ekstrem seperti yang terjadi di India terjadi akibat gelombang El Nino yang terjadi di Samudera Pasifik, menyebabkan uap air yang membawa hujan jadi berkurang.
Sementara itu, negara-negara yang terletak di utara garis Khatulistiwa akan merasakan suhu yang  lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya. Negara di Eropa pun kini bersiaga untuk menghadapi musim panas dalam beberapa bulan ke depan.
Ahli kesehatan pun telah memperingatkan bagi warga yang akan belibur musim panas untuk selalu membawa air minum ataupun penutup kepala karena suhu panas bisa saja merusak kesehatan tubuh.(ful)
</description><content:encoded>
NEW DELHI &amp;ndash; Suhu ekstrem masih terus terjadi di India. Akibatnya sebuah jalan raya di Kota New Delhi meleleh.
Seperti dilansir Metro, Kamis (28/5/2015) rata-rata suhu India mencapai lebih dari 45 derajat Celcius, akibat suhu ekstrem ini lebih dari 1.150 orang meninggal dunia.
Para analis mengatakan sepanjang Januari hingga April 2015, suhu rata-rata di seluruh dunia telah meningkat 0,68 derajat Celsius dari angka normal. Kondisi ini menahbiskan 2015 sebagai tahun terpanas sepanjang abad ke-21.
Ahli meteorologi mengatakan suhu ekstrem seperti yang terjadi di India terjadi akibat gelombang El Nino yang terjadi di Samudera Pasifik, menyebabkan uap air yang membawa hujan jadi berkurang.
Sementara itu, negara-negara yang terletak di utara garis Khatulistiwa akan merasakan suhu yang  lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya. Negara di Eropa pun kini bersiaga untuk menghadapi musim panas dalam beberapa bulan ke depan.
Ahli kesehatan pun telah memperingatkan bagi warga yang akan belibur musim panas untuk selalu membawa air minum ataupun penutup kepala karena suhu panas bisa saja merusak kesehatan tubuh.(ful)
</content:encoded></item></channel></rss>
