<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Tuding Pengemudi Fortuner Bekingi Warga Pinangsia</title><description>Ahok mengatakan, pihaknya justru semakin tegas untuk melakukan  penggusuran ketika warga berupaya bermain dengan kepentingan politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia"/><item><title>Ahok Tuding Pengemudi Fortuner Bekingi Warga Pinangsia</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2015 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia-3o7HzUPsXQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/28/338/1156591/ahok-tuding-pengemudi-fortuner-bekingi-warga-pinangsia-3o7HzUPsXQ.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduga ada upaya politis yang menunggangi para warga Pinangsia dan Pademangan yang menolak pemukimannya digusur.
Ahok mengatakan, pihaknya justru semakin tegas untuk melakukan penggusuran ketika warga berupaya bermain dengan kepentingan politik. &quot;Semakin Anda main politik, semakin saya gusur,&quot; tegas Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (28/5/2015).
Dia mengklaim telah mengetahui orang-orang yang berupaya membekingi para warga Pinangsia agar tetap tidak digusur. Hal itu ia dapati dari pengamatan anak buahnya di lapangan.
&quot;Ada orang yang urus (warga) naik Fortuner loh, kita intip kok, saya tahu datanya dia siapa, aktivis mana, lulusan mana. Ini kan kayak mau main politik supaya kita takut,&quot; terangnya.
Upaya provokasi warga, sambungnya, dilakukan para beking itu agar Ahok tak terpilih lagi sebagai Gubernur DKI. &quot;Supaya saya dibuat takut enggak dipilh jadi gubernur lagi, saya enggak peduli,&quot; ketusnya.
Saat ini, warga yang rumahnya sudah diratakan dengan tanah itu membangun tenda di dekat lokasi penggusuran dan belum mendaftarkan diri untuk mendapatkan rusun yang telah disediakan Pemprov DKI. &quot;Kalau sudah digusur dia pasang tenda, kita liat saja berapa lama dia tahan,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduga ada upaya politis yang menunggangi para warga Pinangsia dan Pademangan yang menolak pemukimannya digusur.
Ahok mengatakan, pihaknya justru semakin tegas untuk melakukan penggusuran ketika warga berupaya bermain dengan kepentingan politik. &quot;Semakin Anda main politik, semakin saya gusur,&quot; tegas Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (28/5/2015).
Dia mengklaim telah mengetahui orang-orang yang berupaya membekingi para warga Pinangsia agar tetap tidak digusur. Hal itu ia dapati dari pengamatan anak buahnya di lapangan.
&quot;Ada orang yang urus (warga) naik Fortuner loh, kita intip kok, saya tahu datanya dia siapa, aktivis mana, lulusan mana. Ini kan kayak mau main politik supaya kita takut,&quot; terangnya.
Upaya provokasi warga, sambungnya, dilakukan para beking itu agar Ahok tak terpilih lagi sebagai Gubernur DKI. &quot;Supaya saya dibuat takut enggak dipilh jadi gubernur lagi, saya enggak peduli,&quot; ketusnya.
Saat ini, warga yang rumahnya sudah diratakan dengan tanah itu membangun tenda di dekat lokasi penggusuran dan belum mendaftarkan diri untuk mendapatkan rusun yang telah disediakan Pemprov DKI. &quot;Kalau sudah digusur dia pasang tenda, kita liat saja berapa lama dia tahan,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
