<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringati Tujuh Hari Kematian Jopi, Relawan Doa Bersama</title><description>Sebanyak 50 orang menggelar aksi solidaritas memperingati tujuh hari kematian jopi di Jalan Benda, Kemang Selatan, Sabtu (30/5/2015).</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama"/><item><title>Peringati Tujuh Hari Kematian Jopi, Relawan Doa Bersama</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2015 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama-LuVZ1XaYqr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebanyak 50 orang menggelar aksi solidaritas peringati tujuh hari kematian Jopi Peranginangin (Foto: Syamsul Anwar Khoemaeni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/05/30/338/1157752/peringati-tujuh-hari-kematian-jopi-relawan-doa-bersama-LuVZ1XaYqr.jpg</image><title>Sebanyak 50 orang menggelar aksi solidaritas peringati tujuh hari kematian Jopi Peranginangin (Foto: Syamsul Anwar Khoemaeni)</title></images><description>
    
JAKARTA - Sebanyak 50 orang menggelar aksi solidaritas memperingati tujuh hari kematian Jopi Peranginangin, di Jalan Benda, Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2015).
Juru bicara aksi, Jerfi Saragih, meminta petugas bisa menggunakan rekaman CCTV yang terdapat di sekitar lokasi jika memang berniat melacak dalang pembunuh mantan relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
&quot;Sampai hari ini belum jelas, bahkan meskipun ada saksi dan rekaman CCTV,&quot; tutur Jefry.
Ia menyesalkan tertutupnya penyidikan terhadap kawannya itu. Padahal saat ini polisi dan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) telah melakukan penyelidikan guna mengusut komplotan pembunuh Jopi.
&quot;Apakah kita mau kembali zaman Orde Baru? Sekarang kan TNI telah Reformasi,&quot; ungkapnya.
Ia menuntut pemerintah agar penyelidikan kasus kematian Jopi dilakukan secara transparan dan difokuskan pada pencarian fakta di lapangan.
&quot;Dibanding pembuatan opini yang merekaya kasus ini, kami minta ini dibuka,&quot; jelasnya.
Seperti diketahui, Jopi dibunuh dengan sadis setelah dikeroyok di halaman parkir Habibie Center, Sabtu 23 Mei 2015. Di tubuh korban ditemukan luka tusuk yang menembus paru-paru.
Dalam aksi yang berlangsung sekira 30 menit itu, massa solidaritas melakukan pembagian bunga kepada pengguna jalan serta melakukan doa bersama untuk mendiang Jopi. Pantauan Okezone, meski sempat membuat kemacetan, aksi tersebut belangsung tertib. (fal)

</description><content:encoded>
    
JAKARTA - Sebanyak 50 orang menggelar aksi solidaritas memperingati tujuh hari kematian Jopi Peranginangin, di Jalan Benda, Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2015).
Juru bicara aksi, Jerfi Saragih, meminta petugas bisa menggunakan rekaman CCTV yang terdapat di sekitar lokasi jika memang berniat melacak dalang pembunuh mantan relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
&quot;Sampai hari ini belum jelas, bahkan meskipun ada saksi dan rekaman CCTV,&quot; tutur Jefry.
Ia menyesalkan tertutupnya penyidikan terhadap kawannya itu. Padahal saat ini polisi dan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) telah melakukan penyelidikan guna mengusut komplotan pembunuh Jopi.
&quot;Apakah kita mau kembali zaman Orde Baru? Sekarang kan TNI telah Reformasi,&quot; ungkapnya.
Ia menuntut pemerintah agar penyelidikan kasus kematian Jopi dilakukan secara transparan dan difokuskan pada pencarian fakta di lapangan.
&quot;Dibanding pembuatan opini yang merekaya kasus ini, kami minta ini dibuka,&quot; jelasnya.
Seperti diketahui, Jopi dibunuh dengan sadis setelah dikeroyok di halaman parkir Habibie Center, Sabtu 23 Mei 2015. Di tubuh korban ditemukan luka tusuk yang menembus paru-paru.
Dalam aksi yang berlangsung sekira 30 menit itu, massa solidaritas melakukan pembagian bunga kepada pengguna jalan serta melakukan doa bersama untuk mendiang Jopi. Pantauan Okezone, meski sempat membuat kemacetan, aksi tersebut belangsung tertib. (fal)

</content:encoded></item></channel></rss>
