<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Danjen Kopassus Santuni Keluarga Serma Zulkifli</title><description>Danjen Kopassus Mayjen Doni Monardo akan mendalami keterlibatan anggotannya yang terlibat pengeroyokan prajurit TNI AU di Solo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli"/><item><title>Danjen Kopassus Santuni Keluarga Serma Zulkifli</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2015 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli-9080IPbRXx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danjen Kopassus Mayjen Doni Monardo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/02/512/1159139/danjen-kopassus-santuni-keluarga-serma-zulkifli-9080IPbRXx.jpg</image><title>Danjen Kopassus Mayjen Doni Monardo (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo menegaskan, pihaknya akan mendalami keterlibatan anggotannya yang terlibat pengeroyokan prajurit TNI AU di halaman parkir Karaoke Bima,  Solo Baru, Grogol, Sukoharjo Jawa Tengah.
Menurutnya, lima anggota Kopassus yang diduga terlibat pengeroyokan telah diperiksa serta diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI. &quot;Ini masih kita periksa, lima diantaranya sudah kami serahkan ke Denpom,&quot; ujar Doni, Selasa (2/6/2015).
Mantan Danpaspampres ini menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh prajuritnya itu. Dia juga akan bertanggungjawab dengan menanggung biaya pengobatan korban serta memberi santunan terhadap keluarga Serma Zulkifli, anggota Bintara Sarban Dislog Derma Mabes AU yang tewas akibat dikeroyok oknum Kopassus.
&quot;Kami segenap keluarga besar Kopassus ikut berbelasungkawa sebesar-besarnya.  Kami juga akan bertanggungjawab,&quot; ungkap Doni.
Untuk mencegah peristiwa tersebut terulang, Doni akan melakukan evaluasi kepada pasukan baret merah itu. Ia berharap, peristiwa bentrokan yang mengakibatkan satu orang tewas itu sebagai yang terakhir kalinya.&quot;Kami akan melakukan evaluasi agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,&quot; pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, empat anggota TNI AU dikeroyok puluhan oknum  anggota Kopassus di area parkir Karaoke Bima, Solo Baru, Minggu 31 Juni  2015. Dalam peristiwa itu, Serma Zulkifli, anggota Bintara Sarban Dislog  Derma Mabes AU tewas dikeroyok.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo menegaskan, pihaknya akan mendalami keterlibatan anggotannya yang terlibat pengeroyokan prajurit TNI AU di halaman parkir Karaoke Bima,  Solo Baru, Grogol, Sukoharjo Jawa Tengah.
Menurutnya, lima anggota Kopassus yang diduga terlibat pengeroyokan telah diperiksa serta diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI. &quot;Ini masih kita periksa, lima diantaranya sudah kami serahkan ke Denpom,&quot; ujar Doni, Selasa (2/6/2015).
Mantan Danpaspampres ini menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh prajuritnya itu. Dia juga akan bertanggungjawab dengan menanggung biaya pengobatan korban serta memberi santunan terhadap keluarga Serma Zulkifli, anggota Bintara Sarban Dislog Derma Mabes AU yang tewas akibat dikeroyok oknum Kopassus.
&quot;Kami segenap keluarga besar Kopassus ikut berbelasungkawa sebesar-besarnya.  Kami juga akan bertanggungjawab,&quot; ungkap Doni.
Untuk mencegah peristiwa tersebut terulang, Doni akan melakukan evaluasi kepada pasukan baret merah itu. Ia berharap, peristiwa bentrokan yang mengakibatkan satu orang tewas itu sebagai yang terakhir kalinya.&quot;Kami akan melakukan evaluasi agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,&quot; pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, empat anggota TNI AU dikeroyok puluhan oknum  anggota Kopassus di area parkir Karaoke Bima, Solo Baru, Minggu 31 Juni  2015. Dalam peristiwa itu, Serma Zulkifli, anggota Bintara Sarban Dislog  Derma Mabes AU tewas dikeroyok.
</content:encoded></item></channel></rss>
