<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aung San Suu Kyi Pilih Kampanye Ketimbang Urus Rohingya</title><description>Aung Suu Kyi kini mendapat kritikan terkait sikapnya yang memilih membisu terhadap kasus imigran Rohingya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/03/18/1159359/aung-san-suu-kyi-pilih-kampanye-ketimbang-urus-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/03/18/1159359/aung-san-suu-kyi-pilih-kampanye-ketimbang-urus-rohingya"/><item><title>Aung San Suu Kyi Pilih Kampanye Ketimbang Urus Rohingya</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/03/18/1159359/aung-san-suu-kyi-pilih-kampanye-ketimbang-urus-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/03/18/1159359/aung-san-suu-kyi-pilih-kampanye-ketimbang-urus-rohingya</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2015 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Ardiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/03/18/1159359/ikut-kampanye-aung-san-suu-kyi-membisu-tentang-rohingya-J0xv17Rr5l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aung San Suu Kyi (Foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/03/18/1159359/ikut-kampanye-aung-san-suu-kyi-membisu-tentang-rohingya-J0xv17Rr5l.jpg</image><title>Aung San Suu Kyi (Foto:Reuters)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Peraih Nobel Perdamaian asal Myanmar Aung San Suu Kyi kini mendapat kritikan terkait sikapnya yang memilih membisu terhadap kasus imigran Rohingya.
Ternyata dia punya alasan di balik sikapnya yang membisu selama ini. Pasalnya dia sibuk untuk ikut kampanye politik.
&amp;ldquo;Saya sudah bicara dengan Suu Kyi, kini ia tengah sibuk dengan masalah politik di dalam negeri Myanmar,&amp;rdquo; ujar Asisten Menlu Amerika Serikat (AS), Anne Richard, saat dijumpai wartawan di Jakarta, Rabu (3/6/2015).
Myanmar akan menggelar pesta demokrasi di negaranya dalam waktu dekat, dan Aung San Suu Kyi tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memperoleh dukungan rakyat Myanmar dalam pemilu mendatang.
Namun, ia dinilai tidak peka terhadap permasalahan yang dialami oleh etnis Rohingya di negaranya. Bahkan gelar nobel perdamaian yang pernah ia raih kini mulai dipertanyakan.
&amp;ldquo;Dia sedang menunggu saat yang tepat untuk menangani kasus imigran Rohingya,&amp;rdquo; tambah Anne.
Sikap membisu yang dilakukan oleh Suu Kyi sangat disayangkan oleh sejumlah kalangan. Ia seharusnya aktif untuk membela imigran Rohingya yang diusir dari Myanmar akibat kebijakan diskriminatif yang mereka terima.
Publik pun kini menunggu aksi nyata dari Aung San Suu Kyi untuk membela pengungsi Rohingya yang kini menderita dan terombang-ambing di tengah laut.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Peraih Nobel Perdamaian asal Myanmar Aung San Suu Kyi kini mendapat kritikan terkait sikapnya yang memilih membisu terhadap kasus imigran Rohingya.
Ternyata dia punya alasan di balik sikapnya yang membisu selama ini. Pasalnya dia sibuk untuk ikut kampanye politik.
&amp;ldquo;Saya sudah bicara dengan Suu Kyi, kini ia tengah sibuk dengan masalah politik di dalam negeri Myanmar,&amp;rdquo; ujar Asisten Menlu Amerika Serikat (AS), Anne Richard, saat dijumpai wartawan di Jakarta, Rabu (3/6/2015).
Myanmar akan menggelar pesta demokrasi di negaranya dalam waktu dekat, dan Aung San Suu Kyi tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memperoleh dukungan rakyat Myanmar dalam pemilu mendatang.
Namun, ia dinilai tidak peka terhadap permasalahan yang dialami oleh etnis Rohingya di negaranya. Bahkan gelar nobel perdamaian yang pernah ia raih kini mulai dipertanyakan.
&amp;ldquo;Dia sedang menunggu saat yang tepat untuk menangani kasus imigran Rohingya,&amp;rdquo; tambah Anne.
Sikap membisu yang dilakukan oleh Suu Kyi sangat disayangkan oleh sejumlah kalangan. Ia seharusnya aktif untuk membela imigran Rohingya yang diusir dari Myanmar akibat kebijakan diskriminatif yang mereka terima.
Publik pun kini menunggu aksi nyata dari Aung San Suu Kyi untuk membela pengungsi Rohingya yang kini menderita dan terombang-ambing di tengah laut.
</content:encoded></item></channel></rss>
