<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasi Diduga Bocor, Pembalak Hutan Gagal Ditangkap</title><description>Polisi menggelar razia pembalakan liar di Riau. Pelaku gagal ditangkap karena operasi diduga bocor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap"/><item><title>Operasi Diduga Bocor, Pembalak Hutan Gagal Ditangkap</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2015 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap-77XuXbjCMz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/05/340/1160550/operasi-diduga-bocor-pembalak-hutan-gagal-ditangkap-77XuXbjCMz.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>
PEKANBARU &amp;ndash; Polres Pelalawan, Riau, menggelar razia pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan. Saat operasi itu polisi menemukan 10 bangunan tempat pemotongan kayu (barak).
&quot;Sebanyak 10 barak di lokasi yang diduga milik perambah di Kerumutan langsung dibakar,&quot; kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis 4 Juni 2015.
Polisi juga menemukan hamparan kayu yang sudah digergaji di lokasi itu. Kayu hasil perambahan tersebut ditemukan di berbagai titik.
&quot;Ada 20 kubik dengan berbagai jenis kayu dan ukuran ditemukan juga di lokasi,&quot; tutur Guntur.
Operasi pemberantasan illegal logging dilakukan 3 Juni 2015 pagi hingga malam. Dalam operasi ini Polres Pelalawan menerjunkan 35 personel.
&quot;Operasi ini dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP Johan Sinaga. Operasi pemberatasan illegal logging ini dilakukan setelah petugas mendapat informasi kalau ada aktivitas perambahan di Suaka Marga Satawa Kerumutan,&quot; ucapnya.
Namun dalam operasi perburuan di kawasan lindung ini, polisi tidak berhasil menangkap satu pun pelaku. Petugas menduga operasi ini sudah bocor.  &quot;Di lokasi, kita juga menemukan sejumlah sepeda milik perambah,&quot; kata Guntur.
Ia menambahkan, medan perambahan di kawasan Hutan Lindung Kerumutan sangat sulit. Petugas harus melalui jalur darat dilanjutkan dengan menggunakan perahu untuk menyisir sungai.
&quot;Barang bukti kayu nantinya dibawa ke Mapolres (Pelalawan) dengan menggunakan perahu, kemudian dilanjutkan menggunakan truk,&quot; pungkas Guntur.

</description><content:encoded>
PEKANBARU &amp;ndash; Polres Pelalawan, Riau, menggelar razia pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan. Saat operasi itu polisi menemukan 10 bangunan tempat pemotongan kayu (barak).
&quot;Sebanyak 10 barak di lokasi yang diduga milik perambah di Kerumutan langsung dibakar,&quot; kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis 4 Juni 2015.
Polisi juga menemukan hamparan kayu yang sudah digergaji di lokasi itu. Kayu hasil perambahan tersebut ditemukan di berbagai titik.
&quot;Ada 20 kubik dengan berbagai jenis kayu dan ukuran ditemukan juga di lokasi,&quot; tutur Guntur.
Operasi pemberantasan illegal logging dilakukan 3 Juni 2015 pagi hingga malam. Dalam operasi ini Polres Pelalawan menerjunkan 35 personel.
&quot;Operasi ini dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP Johan Sinaga. Operasi pemberatasan illegal logging ini dilakukan setelah petugas mendapat informasi kalau ada aktivitas perambahan di Suaka Marga Satawa Kerumutan,&quot; ucapnya.
Namun dalam operasi perburuan di kawasan lindung ini, polisi tidak berhasil menangkap satu pun pelaku. Petugas menduga operasi ini sudah bocor.  &quot;Di lokasi, kita juga menemukan sejumlah sepeda milik perambah,&quot; kata Guntur.
Ia menambahkan, medan perambahan di kawasan Hutan Lindung Kerumutan sangat sulit. Petugas harus melalui jalur darat dilanjutkan dengan menggunakan perahu untuk menyisir sungai.
&quot;Barang bukti kayu nantinya dibawa ke Mapolres (Pelalawan) dengan menggunakan perahu, kemudian dilanjutkan menggunakan truk,&quot; pungkas Guntur.

</content:encoded></item></channel></rss>
