<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbedaan Buku Nikah Asli dan Palsu</title><description>Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan tiga pelaku pemalsuan buku nikah dan akta cerai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu"/><item><title>Perbedaan Buku Nikah Asli dan Palsu</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2015 02:48 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu-7FEF0Ka1Tl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">contoh akte cerai palsu (Foto: Syamsul/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/09/338/1162295/perbedaan-buku-nikah-asli-dan-palsu-7FEF0Ka1Tl.jpg</image><title>contoh akte cerai palsu (Foto: Syamsul/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan tiga pelaku pemalsuan buku nikah dan akta cerai. Polisi menyita stempel 29 KUA, sembilan stempel Pengadilan Agama (PA), 13 stempel nama-nama pejabat terkait, dua legalisasi PA serta stempel pendukung RT, RW, dan kelurahan dari berbagai wilayah.
Meski sepintas tampak asli, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq menjelaskan, buku nikah dan akta cerai palsu itu sangat berbeda cirinya dengan dokumen asli yang dikeluarkan negara.
&quot;Tetap bisa dibedakan, mana yang asli dan mana yang palsu,&quot; ujar Umar di Mapolres Jakarta Timur, Senin (8/6/2015).
Adapun ciri-ciri buku nikah palsu di antaranya, secara kasat mata cover depan kedua buku, baik yang dipegang suami dan istri tidak simetris.
Selain itu, hologram Kementerian Agama (Kemenag) dan logo burung garuda yang terdapat di halaman dua, juga terpasang miring. &quot;Kalau asli juga mudah terlihat gambar di hologramnya,&quot; imbuhnya.
Selanjutnya, per lembar buku nikah palsu tidak terdapat gambar burung garuda. Sementara yang asli, dilengkapi simbol negara tersebut di setiap halamannya.

&quot;Setiap lembar buku nikah asli ada watermark, logo garuda kelihatan kalau kena sinar ultraviolet,&quot; sambungnya.
Adapun untuk akta cerai palsu, meski dilengkapi logo garuda di tengah kertas, namun tidak terlihat dengan jelas. &quot;Kalau asli gampang dilihatnya,&quot; tukas Umar.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan tiga pelaku pemalsuan buku nikah dan akta cerai. Polisi menyita stempel 29 KUA, sembilan stempel Pengadilan Agama (PA), 13 stempel nama-nama pejabat terkait, dua legalisasi PA serta stempel pendukung RT, RW, dan kelurahan dari berbagai wilayah.
Meski sepintas tampak asli, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq menjelaskan, buku nikah dan akta cerai palsu itu sangat berbeda cirinya dengan dokumen asli yang dikeluarkan negara.
&quot;Tetap bisa dibedakan, mana yang asli dan mana yang palsu,&quot; ujar Umar di Mapolres Jakarta Timur, Senin (8/6/2015).
Adapun ciri-ciri buku nikah palsu di antaranya, secara kasat mata cover depan kedua buku, baik yang dipegang suami dan istri tidak simetris.
Selain itu, hologram Kementerian Agama (Kemenag) dan logo burung garuda yang terdapat di halaman dua, juga terpasang miring. &quot;Kalau asli juga mudah terlihat gambar di hologramnya,&quot; imbuhnya.
Selanjutnya, per lembar buku nikah palsu tidak terdapat gambar burung garuda. Sementara yang asli, dilengkapi simbol negara tersebut di setiap halamannya.

&quot;Setiap lembar buku nikah asli ada watermark, logo garuda kelihatan kalau kena sinar ultraviolet,&quot; sambungnya.
Adapun untuk akta cerai palsu, meski dilengkapi logo garuda di tengah kertas, namun tidak terlihat dengan jelas. &quot;Kalau asli gampang dilihatnya,&quot; tukas Umar.
</content:encoded></item></channel></rss>
