<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Partner Penting dalam Politik Luar Negeri Hungaria</title><description>Hubungan Indonesia dengan Hungaria masih terus berkembang setelah 60 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria"/><item><title>Indonesia Partner Penting dalam Politik Luar Negeri Hungaria</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2015 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria-n9pxvquvWO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes RI untuk Hungaria dan Makedonia Maruli Tua Sagala (ki), Plt. Sekretaris BPPK Muhamad Hery Saripudin (tgh), Dubes RI untuk Serbia dan Montenegro Semuel Samson (ka).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/10/18/1163297/indonesia-partner-penting-dalam-politik-luar-negeri-hungaria-n9pxvquvWO.jpg</image><title>Dubes RI untuk Hungaria dan Makedonia Maruli Tua Sagala (ki), Plt. Sekretaris BPPK Muhamad Hery Saripudin (tgh), Dubes RI untuk Serbia dan Montenegro Semuel Samson (ka).</title></images><description>
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Hungaria merangkap Makedonia, Maruli Tua Sagala, mengungkapkan perkembangan hubungan Indonesia dengan Hungaria yang telah terjalin selama 60 tahun masih terus berkembang dengan baik. Hubungan tersebut terutama terjalin di sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan teknologi
&amp;ldquo;Hubungan dengan Indonesia berkembang dalam tingkat pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dalam kondisi yang sangat bersahabat,&amp;rdquo; kata Dubes Maruli di Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Hal tersebut diungkapkan Dubes Maruli, dalam acara forum debriefing yang  diadakan oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Luar Negeri  (BPPK) di Ruang Nusantara Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta.
&amp;ldquo;Posisi Indonesia sendiri dan Asia Tenggara dalam konteks politik luar negeri Hungaria itu masuk dalam buku putih politik luar negeri Hungaria. Dan itu tidak disebut hanya ASEAN tapi Indonesia disebut secara individu,&amp;rdquo; kata diplomat lulusan Universitas Padjajaran itu.
&amp;ldquo;Hungaria melihat Indonesia sebagai negara yang besar, mereka melihat Indonesia itu penting sebagai negara G-20 Indonesia telah masuk ke dalam ekonomi dunia,&amp;rdquo; tambahnya.
Dalam acara itu, Dubes Maruli bersama dengan Dubes LBBP Indonesia untuk Serbia merangkap Montenegro Semuel Samson, memaparkan berbagai macam peluang dan tantangan yang mereka hadapi ketika bertugas serta berbagi hal antara negara akreditasi tempat mereka ditugaskan dengan Indonesia sebagai negara yang mereka wakilkan.
Acara yang dihadiri oleh kalangan internal Kemlu, tokoh masyarakat, akademisi, pejabat kementerian dan lembaga terkait, serta media massa ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan diplomasi dan kebijakan luar negeri Indonesia.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Hungaria merangkap Makedonia, Maruli Tua Sagala, mengungkapkan perkembangan hubungan Indonesia dengan Hungaria yang telah terjalin selama 60 tahun masih terus berkembang dengan baik. Hubungan tersebut terutama terjalin di sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan teknologi
&amp;ldquo;Hubungan dengan Indonesia berkembang dalam tingkat pemerintah, pengusaha, dan masyarakat dalam kondisi yang sangat bersahabat,&amp;rdquo; kata Dubes Maruli di Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Hal tersebut diungkapkan Dubes Maruli, dalam acara forum debriefing yang  diadakan oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Luar Negeri  (BPPK) di Ruang Nusantara Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta.
&amp;ldquo;Posisi Indonesia sendiri dan Asia Tenggara dalam konteks politik luar negeri Hungaria itu masuk dalam buku putih politik luar negeri Hungaria. Dan itu tidak disebut hanya ASEAN tapi Indonesia disebut secara individu,&amp;rdquo; kata diplomat lulusan Universitas Padjajaran itu.
&amp;ldquo;Hungaria melihat Indonesia sebagai negara yang besar, mereka melihat Indonesia itu penting sebagai negara G-20 Indonesia telah masuk ke dalam ekonomi dunia,&amp;rdquo; tambahnya.
Dalam acara itu, Dubes Maruli bersama dengan Dubes LBBP Indonesia untuk Serbia merangkap Montenegro Semuel Samson, memaparkan berbagai macam peluang dan tantangan yang mereka hadapi ketika bertugas serta berbagi hal antara negara akreditasi tempat mereka ditugaskan dengan Indonesia sebagai negara yang mereka wakilkan.
Acara yang dihadiri oleh kalangan internal Kemlu, tokoh masyarakat, akademisi, pejabat kementerian dan lembaga terkait, serta media massa ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan diplomasi dan kebijakan luar negeri Indonesia.

</content:encoded></item></channel></rss>
