<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Penjelasan Jokowi Tunjuk Gatot sebagai Panglima TNI   </title><description>Dengan ditunjuknya Gatot Nurmantyo, Jokowi telah merubah tradisi calon Panglima TNI yang sudah terbangun sejak era Gus Dur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni"/><item><title>DPR Minta Penjelasan Jokowi Tunjuk Gatot sebagai Panglima TNI   </title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2015 01:45 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni-tbyL7iG6lx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/10/337/1162925/dpr-minta-penjelasan-jokowi-tunjuk-gatot-sebagai-panglima-tni-tbyL7iG6lx.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Calon penganti Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang akan memasuki masa pensiun sudah ditunjuk oleh Presiden Joko Wododo (Jokowi). Dimana nama tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo.

Dengan ditunjuknya Gatot Nurmantyo, Jokowi telah merubah tradisi bergiliran jabatan Panglima TNI yang sudah terbagun cukup lama selama ini.
&quot;Tinggal Presiden Jokowi  menjelaskan apa alasan dan pertimbangannya menunjuk Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI,&quot; ujar Mahfudz saat dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, dengan ditunjuknya Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI tidak menjadi polemik yang panjang di publik, lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta telah merusak dari tradisi sebelumnya.
&quot;Saya berharap pergantian panglima. TNI tidak diwarnai kebisingan yang tidak perlu,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku Presiden Jokowi telah menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI mengantikan Jenderal Moeldoko, yang diketahui akan habis masa jabatnya pada Agustus nanti.
Hal tersebut dibuktikan, dengan Jokowi telah mengirimkan surat ke pimpinan DPR mengenai nama rekomendasi tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon penganti Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang akan memasuki masa pensiun sudah ditunjuk oleh Presiden Joko Wododo (Jokowi). Dimana nama tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo.

Dengan ditunjuknya Gatot Nurmantyo, Jokowi telah merubah tradisi bergiliran jabatan Panglima TNI yang sudah terbagun cukup lama selama ini.
&quot;Tinggal Presiden Jokowi  menjelaskan apa alasan dan pertimbangannya menunjuk Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI,&quot; ujar Mahfudz saat dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, dengan ditunjuknya Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI tidak menjadi polemik yang panjang di publik, lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta telah merusak dari tradisi sebelumnya.
&quot;Saya berharap pergantian panglima. TNI tidak diwarnai kebisingan yang tidak perlu,&quot; jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku Presiden Jokowi telah menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI mengantikan Jenderal Moeldoko, yang diketahui akan habis masa jabatnya pada Agustus nanti.
Hal tersebut dibuktikan, dengan Jokowi telah mengirimkan surat ke pimpinan DPR mengenai nama rekomendasi tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
