<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Korupsi Pengadaan Mobil Listrik, Kejagung Jadwalkan Periksa Dahlan</title><description>Dahlan Iskan hari ini berencana akan diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan"/><item><title>Usut Korupsi Pengadaan Mobil Listrik, Kejagung Jadwalkan Periksa Dahlan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2015 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan-tCNzJY1IAg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahlan Iskan dan Presiden Jokowi, foto:  Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/10/337/1163032/usut-korupsi-pengadaan-mobil-listrik-kejagung-jadwalkan-periksa-dahlan-tCNzJY1IAg.jpg</image><title>Dahlan Iskan dan Presiden Jokowi, foto:  Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan hari ini berencana akan diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik, pada tiga perusahaan BUMN senilai Rp32 miliar.&amp;lrm;
&quot;Iya benar, hari ini Dahlan Iskan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi,&quot; kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).
Tony menambahkan, pemeriksaan Dahlan ini dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri BUMN saat itu. Kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik jenis electric microbus dan electric executive bus pada tiga BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara dan PT Pertamina itu sendiri sudah disidik sejak Maret 2015.
Namun, meski sudah naik ke penyidikan, hingga saat ini penyidik belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka.
&quot;Sudah 17 pihak yang dimintai keterangan. Saat ini, kasusnya sudah naik ke penyidikan,&quot; jelas Tony.
Selain Dahlan, lanjut Tony, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi lainnya yakni Mantan Dirut BRI tahun 2013-2014, Sofyan Basir, Mantan Direktur Keuangan BRI tahun 2013-2014 Ahmad Baiquni, dan Santiaji Gunawan selaku Kepala Departemen Hubungan Kelembagaan PT Perusahaan Gas Negara. (awl)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan hari ini berencana akan diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik, pada tiga perusahaan BUMN senilai Rp32 miliar.&amp;lrm;
&quot;Iya benar, hari ini Dahlan Iskan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi,&quot; kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).
Tony menambahkan, pemeriksaan Dahlan ini dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri BUMN saat itu. Kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik jenis electric microbus dan electric executive bus pada tiga BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara dan PT Pertamina itu sendiri sudah disidik sejak Maret 2015.
Namun, meski sudah naik ke penyidikan, hingga saat ini penyidik belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka.
&quot;Sudah 17 pihak yang dimintai keterangan. Saat ini, kasusnya sudah naik ke penyidikan,&quot; jelas Tony.
Selain Dahlan, lanjut Tony, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi lainnya yakni Mantan Dirut BRI tahun 2013-2014, Sofyan Basir, Mantan Direktur Keuangan BRI tahun 2013-2014 Ahmad Baiquni, dan Santiaji Gunawan selaku Kepala Departemen Hubungan Kelembagaan PT Perusahaan Gas Negara. (awl)
</content:encoded></item></channel></rss>
