<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ulama Thoriqoh Dukung KH Hasyim Muzadi Jadi Rois Aam PBNU</title><description>Ulama Thoriqoh dukung KH Hasyim Muzadi jadi Rois Aam PBNU dalam Muktamar NU di Jombang Agustus mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu"/><item><title>Ulama Thoriqoh Dukung KH Hasyim Muzadi Jadi Rois Aam PBNU</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2015 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Mohammad Saifulloh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu-ig6zCAxeUG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasyim Muzadi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/06/12/337/1164556/ulama-thoriqoh-dukung-kh-hasyim-muzadi-jadi-rois-aam-pbnu-ig6zCAxeUG.jpg</image><title>Hasyim Muzadi (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Ulama thoriqoh NU yang tergabung dalam Jam&amp;rsquo;iyyah Ahlut Thoriqoh Al-Mu&amp;rsquo;Tabaroh An-Nahdlyiiyah (JATMAN) pimpinan KH. Habib Luthfi Ali bin Yahya memberikan dukungan kepada KH. Hasyim Muzadi agar dipilih sebagai Rais Aam PBNU dalam Muktamar NU di Jombang Agustus mendatang.
Pernyataan dukungan tersebut merupakan rekomendasi Silaturrahim Nasional Ulama Thoriqoh di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Depok, yang berakhir Jumat (12/6/2015).
Pernyataan tertulis rekomendasi ditandatangani pengurus Idaroh Aliyah (Pusat) JATMAN KH. Abdul Mu&amp;rsquo;thy Nurhadi (Mudzir &amp;lsquo;Am), KH. Muhammad Masroni (Sekjen), KH. Habib Luthfiy Ali Bin Yahya (Rois &amp;lsquo;Am) dan KH. Ahmad Zaini Mawardi (Katib &amp;lsquo;Am).
Terkait  dengan itu, JATMAN juga mengusulkan badan otonom NU di tingkat pusat diberi hak suara dan hak memilih dalam Muktamar NU.
Pada kesempatan pembukaan acara tersebut, Habib Luthfiy memberikan alasan dukungan kepada KH. Hasyim Muzadi. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, NU memerlukan tokoh yang bersedia dan memiliki kemampuan mengurusi jamiyah dan KH Hasyim merupakan sosok yang tepat untuk itu.
Habib Luthfiy juga mendoakan agar Allah SWT mengizinkan KH. Hasyim Muzadi untuk mengemban amanat sebagai Rais Aam. &amp;ldquo;Semoga Allah menginzinkan Kiai Hasyim untuk menjadi Rais Aam,&amp;rdquo; demikian doa Habib Luthfiy yang diamini peserta Silaturrahim Nasional.
Menanggapi dukungan itu, KH. Hasyim Muzadi kembali menegaskan bahwa jabatan Rais Aam itu amanah dan kehendak Allah SWT yang tidak boleh diminta-minta. &amp;ldquo;Kalau ada pandangan ulama thoriqoh ataupun pihak lain yang mendukung,  maka itu saya kembalikan kepada Allah SWT dan terserah kepada peserta muktamar nanti. Itu ujungnya kan kembali pada kersone Gusti Allah,&amp;rdquo; katanya.
KH. Hasyim Muzadi juga menekankan bahwa dirinya memang akan berhidmat untuk tetap mengurusi NU terlepas menjadi pengurus atau tidak.
&amp;ldquo;Saya ini jadi pengurus atau tidak ya tetap akan mengurusi NU. Hanya saja saya ini ingin NU itu baik dan tidak rela kalau NU dirusak dan dilemahkan, baik secara organisasi, pemikiran maupun aqidah. Karena NU merupakan warisan ulama dan pilar utama kehidupan berbangsa dan beragama ,&amp;rdquo; tegasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Ulama thoriqoh NU yang tergabung dalam Jam&amp;rsquo;iyyah Ahlut Thoriqoh Al-Mu&amp;rsquo;Tabaroh An-Nahdlyiiyah (JATMAN) pimpinan KH. Habib Luthfi Ali bin Yahya memberikan dukungan kepada KH. Hasyim Muzadi agar dipilih sebagai Rais Aam PBNU dalam Muktamar NU di Jombang Agustus mendatang.
Pernyataan dukungan tersebut merupakan rekomendasi Silaturrahim Nasional Ulama Thoriqoh di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Depok, yang berakhir Jumat (12/6/2015).
Pernyataan tertulis rekomendasi ditandatangani pengurus Idaroh Aliyah (Pusat) JATMAN KH. Abdul Mu&amp;rsquo;thy Nurhadi (Mudzir &amp;lsquo;Am), KH. Muhammad Masroni (Sekjen), KH. Habib Luthfiy Ali Bin Yahya (Rois &amp;lsquo;Am) dan KH. Ahmad Zaini Mawardi (Katib &amp;lsquo;Am).
Terkait  dengan itu, JATMAN juga mengusulkan badan otonom NU di tingkat pusat diberi hak suara dan hak memilih dalam Muktamar NU.
Pada kesempatan pembukaan acara tersebut, Habib Luthfiy memberikan alasan dukungan kepada KH. Hasyim Muzadi. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, NU memerlukan tokoh yang bersedia dan memiliki kemampuan mengurusi jamiyah dan KH Hasyim merupakan sosok yang tepat untuk itu.
Habib Luthfiy juga mendoakan agar Allah SWT mengizinkan KH. Hasyim Muzadi untuk mengemban amanat sebagai Rais Aam. &amp;ldquo;Semoga Allah menginzinkan Kiai Hasyim untuk menjadi Rais Aam,&amp;rdquo; demikian doa Habib Luthfiy yang diamini peserta Silaturrahim Nasional.
Menanggapi dukungan itu, KH. Hasyim Muzadi kembali menegaskan bahwa jabatan Rais Aam itu amanah dan kehendak Allah SWT yang tidak boleh diminta-minta. &amp;ldquo;Kalau ada pandangan ulama thoriqoh ataupun pihak lain yang mendukung,  maka itu saya kembalikan kepada Allah SWT dan terserah kepada peserta muktamar nanti. Itu ujungnya kan kembali pada kersone Gusti Allah,&amp;rdquo; katanya.
KH. Hasyim Muzadi juga menekankan bahwa dirinya memang akan berhidmat untuk tetap mengurusi NU terlepas menjadi pengurus atau tidak.
&amp;ldquo;Saya ini jadi pengurus atau tidak ya tetap akan mengurusi NU. Hanya saja saya ini ingin NU itu baik dan tidak rela kalau NU dirusak dan dilemahkan, baik secara organisasi, pemikiran maupun aqidah. Karena NU merupakan warisan ulama dan pilar utama kehidupan berbangsa dan beragama ,&amp;rdquo; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
